www.AlvinAdam.com


Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolda Imbau Pengguna Medsos untuk Lebih Selektif agar Tidak Memecah Belah Bangsa

Posted by On 22.11

Kapolda Imbau Pengguna Medsos untuk Lebih Selektif agar Tidak Memecah Belah Bangsa

Kapolda Imbau Pengguna Medsos untuk Lebih Selektif agar Tidak Memecah Belah Bangsa

Menurut Kapolda, ia melihat saat ini penggunaan medsos dapat berpotensi memecah belah bangsa.

Kapolda Imbau Pengguna Medsos untuk Lebih Selektif agar Tidak Memecah Belah BangsaTRIBUNJOGJA.COM / Pradito RidaUpacara peringatan hari sumpah pemuda ke-89 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Nampak Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi inspektur upacara, Sabtu (28/10/2017).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait imbauan dari Sri Sultan Hamengkubuwono mengenai penggunaan media so sial (medsos) di kalangan masyarakat, Kapolda DIY, Brigjen Pol. Ahmad Dofiri juga mengharapkan para pengguna medsos yang didominasi generasi muda untuk lebih bijak dalam memanfaatkannya.

Menurut Kapolda, ia melihat saat ini penggunaan medsos dapat berpotensi memecah belah bangsa.

Hal tersebut dikarenakan para pengguna medsos yang kebanyakan generasi muda ini mudah terpancing dan terpengaruh ke dalam hal yang negatif.

Untuk itu, ia menghimbau para pengguna medsos agar lebih tidak menyikapi secara mentah, dan berujung memecah belah bangsa.

"Jadi kalau dilihat, saat ini kerawaanan mengenai benih-benih yang mengacu pada perpecahan itu muncul dari medsos. Untuk itu, diharapkan khususnya generasi muda untuk menyikapi apa saja yang ada di medsos dengan lebih bijak agar tidak terpancing ke dalam hal yang bisa memecah bangsa," ujarnya usai mengikuti upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-89 di Stadion Mandala Krida, Sabtu (28/10/2017).

"Sel ain itu, cermati perkembangan terkait medsos, jangan mudah terpengaruh, serta selalu jaga ucapan dan tulisan ketika berkomentar di medsos," lanjutnya.

Ditambahkannya, untuk di wilayah DIY sendiri perkembangan medsos masih dalam lingkup yang kondusif, dan tidak menimbulkan gejolak ke arah yang negatif.

Kapolda mengingatkan pula bahwa untuk berhati-hati dalam berkomentar di medsos, apalagi menyangkut nama seseorang.

"Kalau di Jogja masih aman-aman saja penggunaan medsosnya, tidak menimbulkan hal yang berdampak negatif. Yang jelas pesan saya itu untuk pengguna sosial media harus tahu betul fungsinya, terutama saat berkomentar, karena jika mencemarkan nama baik itu bisa melanggar hukum," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid Editor: Ari Nugroho Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Wanita Menangis hingga Pingsan Gara-gara Nikah Paksa, Tiba-tiba Mantan Pacar Datang Lakukan Hal Ini Sumber: Tribun Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »