http://1.bp.blogspot.com/-3wtqqQuoP0s/WcC5oLbSRII/AAAAAAAACe0/gBn-sH9QzhE_wvLp6qq5ototkmheD5gjQCK4BGAYYCw/s1600/Berita24LogoYOGYAKARTA.png

HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa

HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa Ainun Nadjib, Suharjono Rabu, 15 November 2017 - 19:15 WIB Ma...

HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa

HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa

Ainun Nadjib, Suharjono

HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa
Mahasiswa STPMD APMD berebut untuk foto bersama dengan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, usai kuliah umum Desa Membangun Indonesia di Jalan Timoho, Baciro, Yogyakarta, Rabu (15/11/2017). Foto/SINDOnews
A+ A- YOGYAKARTA - Ketimpangan pembangunan hingga saat ini masih terjadi antara desa dan kota. Dengan kondisi ini, para pemuda diharapkan ikut berpartisipasi dalam pembangunan, termasuk di dalamnya pembangunan di desa untuk mengatasi ketimpangan tersebut.
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengajak anak muda untuk bersama-sama membangun Indonesia. Untuk me mbangun Indonesia tidak bisa hanya dilakukan di kota saja, namun pembangunan desa juga menjadi kunci penting.
“Ibarat pilar, semakin banyak semakin baik. Jangan hanya kota saja, jangan hanya di 34 ibu kota provinsi saja yang mapan, tapi harus sampai ke desa,” terang HT saat memberikan kuliah umum dengan tema “Desa Membangun Indonesia” di Sekolah Tinggi Pemberdayaan Masyarakat Desa (STPMD) APMD, Jalan Timoho, Baciro, Yogyakarta, Rabu (15/11/2017).
Menurut HT, permasalahan bangsa ini adalah adanya kesenjangan yang makin lebar. Termasuk kesenjangan antara kota dan desa, baik soal pembangunannya maupun kesejahteraan masyarakatnya. “Banyak masyarakat kita kalangan bawah yang tinggal di desa. Pembangunan (di desa) juga ketinggalan, kesejahteraan juga ketinggalan,” jelasnya.
Untuk itu, HT mengajak anak muda untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Desa. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh anak muda, baik itu dengan terlibat dalam BUMDes, koperasi dan lain seb againya.
“Kalau kalian nanti kembali ke daerah masing-masing, banyak hal yang bisa dilakukan untuk ikut berpartisipasi membangun desa. Baik melalui BUMdes, koperasi dan lain sebaginya. Ciptakan lapangan kerja. Intinya kalian punya masa depan yang sangat bagus. Apapun latar belakang kalian, asal ada kemauan pasti bisa,” tegasnya disambut tepuk tangan ratusan mahasiswa yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut HT juga memberikan dana pendidikan bagi 20 mahasiswa STPMD APMD yang berprestasi. Sebelum acara HT juga sempat melakukan penanaman pohon Kalpataru di halaman kampus setempat.
Sementara itu dalam sambutannya, Ketua STPMD APMD Habib Muhsin menyebut leih dari 15.000 alumni STPMD APMD tersebar di seluruh Indonesia. Para alumni ini menjadi agen-agen pembaharu desa di wilayahnya masing-masing. “Harapan kami desa-desa di Indonesia makin kuat,” teragnya. Dalam kesempatan tersebut Habib juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan HT di Kampus Pembangunan tersebut.

HT Pompa Semangat Nasionalisme Mahasiswa UST

Sebelumnya, HT juga mengunjungi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. HT datang tepat pukul 10.30 WIB. Ada dua agenda yang dilakukan oleh Chairman MNC ini di kampus milik Yayasan Tamansiswa ini. Yang pertama HT memberikan ceramah dalam rangka Dies Natalis ke 62 dan yang kedua HT juga memberikan kuliah umum di hadapan sekitar seribu mahasiswa UST.
Dalam acara Dies Natalis, dihadapan rektor, guru besar dan tamu undangan, HT memompa semangat nasionalisme. Menurut HT pemahaman nasionalisme harus mampu untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, cita-cita dan identitas bangsa.
Menurut HT kelemahan bangsa terletak pada kesenjangan sosial yg sangat tinggi. Tingkat pendidikan masyarakat juga kalah dibanding negara-negara lain. Kondisi ini seperti senangnya juga terjadi daerah lain. Tetapi mereka bangkit dari keterpurukan dengan kebijakan yang berbeda.
"Teori barat tidak serta merta bisa di terapkan di Indonesia. Indonesia harus dibangun dengan kebijakan," jelasnya.
HT mencontohkan India dan China pada tiga puluh tahun yang lalu kondisi masyarakat dan ekonominya masih terpuruk, tertinggal dari Indonesia. Namun berkat kebijakan yang tepat, China saat ini mampu menjadi negara yang ekonominya berpengaruh di dunia.
"Sementara India menerapkan kebijakan kapitalisme, padahal kondisi masyarakat belum memungkinkan. akibatnya saat ini India masih menjadi negara miskin," terangnya.
Lebih jauh HT menjekaskan kebijakan harus berorientasi pada masyarakat, mengutamakan kesejahtaraan rakyat. Hal inilah yang mendorongnya untuk maju dan terjun dalam dunia politik. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Berita 2 4 Yogya

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Lokal,1,Olahraga,8,
ltr
item
Berita 24 DI Yogyakarta: HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa
HT Ajak Anak Muda Ikut Membangun Desa
https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2017/11/15/15/1257707/hary-tanoesoedibjo-ajak-anak-muda-ikut-membangun-desa-4MG.JPG
Berita 24 DI Yogyakarta
http://www.yogya.berita24.com/2017/11/ht-ajak-anak-muda-ikut-membangun-desa.html
http://www.yogya.berita24.com/
http://www.yogya.berita24.com/
http://www.yogya.berita24.com/2017/11/ht-ajak-anak-muda-ikut-membangun-desa.html
true
1369823490046250459
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy