www.AlvinAdam.com


Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Zikir dan Doa Isi Peringatan 13 Tsunami di Yogya

Posted by On 21.17

Zikir dan Doa Isi Peringatan 13 Tsunami di Yogya

Zikir dan Doa Isi Peringatan 13 Tsunami di Yogya

Mahasiswa Aceh di Yogyakarta, Selasa (26/12), memperingati 13 tahun tsunami Aceh. Peringatan dengan

Zikir dan Doa Isi Peringatan 13 Tsunami di YogyaSERAMBINEWS.COM/HARI TEGUH PATRIASeorang pengunjung mengamati nama-nama korban tsunami Aceh 26 Desember 2004 yang diabadikan di ruang "Sumur Doa" Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Sabtu (14/5/2017).

BANDA ACEH - Mahasiswa Aceh di Yogyakarta, Selasa (26/12), memperingati 13 tahun tsunami Aceh. Peringatan dengan cara zikir dan doa, serta menampilkan tarian massal tersebut digelar Taman Pelajar Aceh bekerja sama dengan Seniman Rapai Aceh Yogyakarta (SeuRAYa) di Bale Gadeng Sagan, Yogyakarta.

Ketua Panitia, Alfi, menjelaskan, kegiatan bertajuk ’13 Tahun Smong, Bangkit dalam Doa dan Budaya’ itu dirangkai dengan sejumlah kegiatan lain yang digelar di dua tempat yaitu Bale Gadeng, Sagan dan Lapangan Graha Sabha Pramana UGM KotaYogyakarta.

“Zikir dan doa kita gelar di Bale Gadeng Sagan sejak pukul delapan hingga menjelang waktu Zuhur, sedangkan tarian massal di Lapangan Graha Sabha pada pukul 15.00,” ujarnya.

Disebutkan, zikir dan doa tersebut dihadiri sejumlah mahasiswa dan masyarakat Aceh yang saat ini menetap di Yogyakarta. “Acara itu menghimpun masyarakat, khususnya masyarakat Aceh di Yogya dan berbagai paguyuban mahasiswa nasional untuk sama-sama berdoa dan merefleksi 13 tahun tsunami Aceh,” katanya.

Sementara Ketua SeuRAYa, Muhammad Alfarra Ja’far mengatakan, tarian massal yang ditampilkan itu merupakan gabungan dari beberapa tari dan musik Aceh. Di sela-sela tarian disisipkan pembacaan puisi. “Ada 200 penari dari berbagai sangg ar dan komunitas seni Aceh di Yogyakarta. Kita sangat mengapresiasi keikhlasan mereka untuk bekerja sama dalam garapan massal ini,” ungkap Alfarra.

Ditambahkan, acara itu digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang sudah berpulang dalam musibah tsunami 2004 silam. “Kita niatnya ingin terus menyuarakan semangat kebangkitan bagi seluruh korban bencana,” pungkasnya.(dan)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »