www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 11.29

Timnas Indonesia U-19 Agendakan Uji Coba Melawan Persis Solo

Bola.com, Yogyakarta - Timnas Indonesia U-19 mengagendakan sekali uji coba selama pemusatan latihan di Yogyakarta. Satu tim dipastikan menjadi lawan adalah Persis Solo. Kedua tim dijadwalkan bentrok di Stadion Manahan, Solo, Minggu (27/5/2018), atau hari terakhir TC.

"Kami akan uji coba dengan Persis Solo. Uji coba sekaligus perpisahan dengan Stadion Manahan," ungkap Indra Sjafri seusai memimpin latihan di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (20/5/2018).

  • PSSI Ingin Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Piala Dunia
  • Piala Asia 2018: Timnas Indonesia U-19 Siap Penuhi Target Semifinal
  • VIDEO: Statistik Final Piala FA 2018 Chelsea Vs Manchester United

Indra memaparkan, uji coba dilakukan untuk mengukur perkembangan performa pemain setelah empat bulan dia tinggal. Dengan demikian, penampilan kualitas individ u pemain akan terlihat selain saat latihan rutin.

"Sekali uji coba saya rasa cukup karena ini baru TC tahap awal. Masih ada pemusatan latihan lanjutan," tegasnya.

Timnas Indonesia U-19 menggelar TC di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta, 19-27 Mei 2018. Indra Sjafri sudah menyiapkan beberapa program selama pemusatan latihan.

Hanya, ia lebih mengutamakan penjajakan pemain-pemain muda yang disiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-18 dan Piala AFC U-19 2018.

"Pertama saya ingin konsolidasi dan ingin tahu persis pemain yang ada sekarang di tim, apakah ada pergantian lagi komposisi pemain di Timnas Indonesia U-19, itu nanti," ucapnya.

Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

no image

Posted by On 11.29

Timnas Indonesia U-19 Berencana Uji Tanding Lawan Tim Lokal ...

Timnas Indonesia U-19 sudah mulai pemusatan latihan (TC) di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sejak kemarin (19/5). Para pemain tersebut bakal berlatih sampai dengan 27 Mei 2018.

TC tersebut merupakan rangkaian persiapan timnas Indonesia yang bakal tampil di Piala AFF dan Piala Asia mendatang. Maka dari itu pelatih Garuda Nusantara Indra Sjafri, menginginkan para pemainnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Indra menjelaskan timnas Indonesia U-19 tidak hanya berlatih saja di TC ini. Melainkan, mereka bakal berlatih tanding dengan salah satu klub lokal yang ada di Yogyakarta.

"Nanti pada uji coba di 27 Mei atau saat TC terakhir. Untuk lawan masih dijajaki kemungkinan dengan tim-tim lokal di sini," ucap Indra.

Selain itu, eks juru latih Bali United tersebut menggunakan TC ini untuk lebih mendekatkan diri kepada pemainnya. M engingat, ia sudah lama tidak melatih timnas Indonesia U-19.

Indra sudah tidak memegang timnas Indonesia U-19 sejak awal tahun 2018. Ini setelah PSSI memutuskan tidak memperpanjang kontrak pria berdarah Minang tersebut.

"Saya berharap bisa mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari pemain, karena selama empat bulan saya tidak bersama mereka," ujarnya.

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Komdis PSSI Hukum Maskot Persebaya Surabaya
2. Indra Sjafri: Jangan Sampai Timnas U-19 Jadi Kelinci
3. Tiga Klub Besar Siap Tebus Harga Mohamed Salah
4. Parma Kembali Ramaikan Serie A Italia
5. Juventus & Barisan Tim Juara Liga Tujuh Musim Beruntun
Topics , Indonesia U19, Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

no image

Posted by On 11.22

Ini Misi Timnas Indonesia U-19 pada TC di Yogyakarta

Bola.com, Yogyakarta - Timnas Indonesia U-19 menggelar pemusatan latihan (TC) di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 19-27 Mei 2018. Dari total 28 pemain yang dipanggil, batu sekitar 16 personel yang mengikuti latihan sore ini yang dipimpin langsung pelatih kepala, Indra Sjafri.

Indra sudah menyiapkan beberapa program selama pemusatan latihan. Hanya saja, dirinya lebih mengutamakan penjajakan pemain-pemain muda yang disiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-19 dan Piala AFC U-19. Hal ini mengingat Indra absen melatih Timnas U-19 selama empat bulan terakhir.

  • 12 Pemain Timnas Indonesia U-19 Absen pada Latihan Perdana
  • Arema Batal Pindah Kandang ke Stadion Gajayana
  • Ezra Walian Selangkah Lagi Tampil di Kasta Pertama Liga Belanda

"Pertama saya ingin konsolidasi dan ingin tahu persis pemain yang ada sekarang, apakah ada perga ntian lagi komposisi pemain itu nanti. Dari TC tahap I ini saya berharap bisa mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari pemain selama empat bulan saya tidak bersama mereka," kata dia usai memimpin latihan perdana.

Pelatih berusia 55 tahun itu memaparkan, nantinya selama sepekan berlatih, para pemain akan melahap menu latihan wajib sore hari mulai pukul 15.30 WIB. Maklum, pemusatan latihan di tengah Bulan Ramadhan membuat sesi latihan pagi yang biasanya dilakukan sang juru taktik ditiadakan.

Selain latihan sore, Timnas Indonesia U-19 direncanakan dua kali berlatih di GOR UNY setelah tarawih. Sementara agenda pemusatan latihan ditutup dengan uji coba melawan klub lokal.

"Nanti pada uji coba di 27 Mei atau saat TC terakhir. Untuk lawan masih dijajaki kemungkinan dengan tim-tim lokal di sini," tegas pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

thumbnail

Posted by On 07.50

Batik dengan Pewarna Alami Indonesia Memesona Publik Swedia ...

Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Nature to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI Stockholm Dok KBRI Stockholm Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Nature to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI Stockholm

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Kekayaan batik Indonesia memang sudah tak bisa disangkal lagi. Nama batik Indonesia berkibar hingga manca negara, termasuk batik dengan pewarna alami.

Keindahan batiknya dengan pewarna alami ini ternyata memesona publik Swedia dan Latvia. Warna-warna biru lembut yang mendominasi koleksi batik indigo dinilai cocok dan masuk ke selera pasar di Swedia dan Latvia.

Hal itu terungkap dalam rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia â€" From Nature to Fashion.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksan akan pada Senin (14/5/2018) di Stockholm, Swedia, dan Kamis (17/5/2018) di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia.

Duta Besar Indonesia untuk Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro, dalam sambutannya menyebutkan bahwa batik merupakan bagian dari budaya dan tradisi Indonesia yang diwariskan turun temurun.

Baca juga: Tembus Jepang dan Eropa, Ekspor Batik Lampau 58 Juta Dollar AS

"Kekayaan tersebut menjadikan daya tarik Indonesia yang unik dan khas serta memiliki keunggulan tersendiri," kata Bagas, seperti dikutip Kompas.com dalam siaran pers yang dikirim KBRI Stockholm.

Koleksi Batik yang ditampilkan pada kegiatan kali ini juga memiliki keunggulan karena konsep pengerjaannya yang menggunakan pewarna alami dari Indigofera tinctoria, sehingga memiliki nilai ramah lingkungan.

Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Nature to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI StockholmDok KBRI Stockholm Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Nature to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI StockholmSelain itu proses pengerjaan batik yang melibatkan kaum perempuan di Yogyakarta membuka lapangan pekerjaan dan mendukung pemberdayaan perempuan di kawasan tersebut.

Kegiatan promosi batik dilakukan dalam bentuk pelaksanaan workshop dan pagelaran busana. Pada saat workshop batik, para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik dasar membatik, yakni dengan mengaplikasikan lilin ke kain pola batik.

Baca juga: Berkunjung ke Sentra Batik 3 Negara di Batang

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan penyelenggaraan parade busana, yang dihadiri oleh perwakilan Istana Raja dan Ratu Swedia, kalangan industri fashion dan tekstil Swedia, Duta Besar dan Diplomat asing, mitra kerja KBRI, pengusaha setempat, Friends of Indonesia, serta perwakilan kelompok masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan persembahan tari daerah oleh Kelompok Dharma Wanita Persatuan KBRI Stockholm, yang menampilkan tarian Sesonderan dari Jawa.

Kuli ner dan kopi Indonesia juga disuguhkan selama perhelatan acara, guna memeriahkan acara yang diselenggarakan dalam rangka meningkatkan promosi batik Indonesia ke masyarakat di Swedia dan Latvia.

 Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Nature to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI Stockholm Dok KBRI Stockholm Indonesia kembali memesona publik Swedia dan Latvia, melalui rangkaian kegiatan Worskhop, Eksibisi dan Pagelaran Busana Batik Indigo hasil pewarna alam dengan tema The Colours of Indonesia. ? From Na ture to Fashion. Kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI Stockholm ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, dan 17 Mei 2018 di Riga, Latvia. Koleksi yang dibawakan adalah hasil karya dari Galeri Batik Jawa, Yogyakarta, Indonesia. Dok KBRI Stockholm Para pengunjung mengagumi keindahan Batik yang diperagakan dan dipamerkan, terutama setelah mendapatkan pemaparan mengenai proses pengerjaan batik yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan, dari mulai proses pembuatan pola, aplikasi lilin, hingga pewarnaan yang menggunakan bahan pewarna alami.

Diperkirakan, warna-warna biru lembut yang mendominasi koleksi batik indigo dinilai cocok dan masuk ke selera pasar di Swedia dan Latvia. Hal ini terutama memperhatikan kecenderungan selera penduduk setempat yang lebih menyukai warna-warna netral dalam pemilihan busananya.

Baca juga: Gara-gara Tato, Ibu di Swedia Rela Ganti Nama Anaknya

Swedia dan Latvia dikenal sebagai negara dengan penduduk y ang memiliki selera berbusana yang bagus. Swedia merupakan negara asal merk H&M, yang juga memiliki cabang perusahaan berbagai negara di dunia.

Sedangkan Latvia merupakan salah satu pusat ekonomi di kawasan Baltik, penduduknya terutama kaum perempuan, memiliki selera berbusana yang baik dan menyenangi produk-produk yang unik.


Terkini Lainnya

Ini Aktivitas Seru Bila Harry dan Meghan Bulan Madu ke Botswana

Ini Aktivitas Seru Bila Harry dan Meghan Bulan Madu ke Botswana

News 19/05/2018, 21:10 WIB Serunya Belajar Kuliner Peranakan dan Betawi di Kompas Travel Weekender

Serunya Belajar Kuliner Peranakan dan Betawi di Kompas Travel Weekender

News 19/05/2018, 20:05 WIB Botswana Diprediksi jadi Tempat Bulan Madu Harry dan Meghan

Botswana Diprediksi jadi Tempat Bulan Madu Harry dan Meghan

Travel Story 19/05/2018, 19:30 WIB Serunya Naik “Bajingan” Keliling Desa Melintas Sawah di Sleman

Serunya Naik “Bajingan” Keliling Desa Melin tas Sawah di Sleman

Travel Story 19/05/2018, 18:15 WIB Berburu Makanan Tradisional untuk Berbuka Puasa di Argowijil

Berburu Makanan Tradisional untuk Berbuka Puasa di Argowijil

Food Story 19/05/2018, 17:08 WIB Warga Ciawi Heran Lihat Turis Rusia Jalan Kaki ke Pelabuhan Ratu

Warga Ciawi Heran Lihat Turis Rusia Jalan Kaki ke Pelabuhan Ratu

News 19/05/2018, 16:35 WIB Inikah Lokasi Bulan Madu Pangeran Harry dan Meghan?

Inikah Lokasi Bulan Madu Pangeran Harry dan Meghan?

News 19/05/2018, 15:20 WIB 5 Fakta Kapel Tempat Pangeran Harry dan Meghan Markle Menikah

5 Fakta Kapel Tempat Pangeran Harry dan Meghan Markle Menikah

News 19/05/2018, 14:32 WIB Rasa Kue Pernikahan Harry dan Meghan Adalah Elderflower, Apakah Itu?

Rasa Kue Pernikahan Harry dan Meghan Adalah Elderflower, Apakah Itu?

Food Story 19/05/2018, 13:10 WIB Kue Pernikahan Harry-Meghan Mendobrak Tradisi 'Royal Wedding'

Kue Pernikahan Harry-Meghan Mendobrak Tradisi "Royal Wedding"

Food Story 19/05/2018, 12:27 WIB Claire Ptak, Koki di Balik Kue Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan

Claire Ptak, Koki di Balik Kue Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan

Food Story 19/05/2018, 11:24 WIB Tips Penting Formasi Pendakian Gunung agar Tetap Aman

Tips Penting Formasi Pendakian Gunung agar Tetap Aman

Travel Tips 19/05/2018, 10:00 WIB 5 Wisata Religi yang Bisa Jadi Pilihan Saat Ramadhan

5 Wisata Religi yang Bisa Jadi Pilihan Saat Ramadhan

News 19/05/2018, 09:10 WIB Batik dengan Pewarna Alami Indonesia Memesona Publik Swedia dan Latvia

Batik dengan Pewarna Alami Indonesia Memesona Publik Swedia dan Latvia

Travel Story 19/05/2018, 09:00 WIB Ketika Publik Swedia dan Latvia Terpikat Kopi Indonesia

Ketika Publik Swedia dan Latvia Terpikat Kopi Indonesia

Travel Story 19/05/2018, 07:00 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Yogya

thumbnail

Posted by On 07.50

Timnas U-19 Indonesia Rencanakan Uji Coba dengan Klub Lokal ...

Timnas U-19 Indonesia Rencanakan Uji Coba dengan Klub Lokal Yogyakarta Timnas U-19 Indonesia Rencanakan Uji Coba dengan Klub Lokal Yogyakarta FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM Gelandang timnas U-19 Indonesia, Feby Eka Putra (tengah), saat bergabung dalam training camp (TC) timnas U-23 Indonesia di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

SUPERBALL.ID - Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, membeberkan sejumlah agenda yang akan dijalani timnya dalam pemusatan latihan atau Training Camp (TC) yang kali ini digelar di Yogyakarta.

Indra Sjafri menyebut, nantinya skuat Garuda Nusantara akan menjalani sesi latihan pada setiap sore hari.

Selain itu, ia juga meminta tim lokal yang ada di Yogyakarta untuk menjadi lawan tanding timnas U-19 pada akhir sesi pemusatan latihan tersebut.

"Kami akan menjalani latihan setiap sore hari dan ditambah dua sesi latihan indoor di GOR UNY," kata Indra Sjafri, saat ditemui awak media termasuk BolaSport.com, Sabtu (19/5/2018).

"Nantinya sesi pemusatan latihan ini akan kami akhiri dengan laga uji coba pada tanggal 27 Mei," lanjutnya.

(Baca juga: Dilanda Tren Buruk, Persija Tancap Gas di Liga 1)

Namun demikian, arsitek berusia 55 tahun itu belum bisa memastikan soal tim mana yang akan menjadi lawan tanding skuat Garuda Nusantara.

"Untuk lawan uji coba, sedang kami jajaki dengan klub lokal yang ada di Yogyakarta," jelas Indra Sjafri.

Hari ini, Sabtu (19/5/2018), skuat Garuda Nusantara telah menjalani sesi latihan perdana di Stadion Atletik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sesi TC ini merupakan yang pertama kalinya sejak Indra Sjafri kembali ditunjuk menjadi pelatih timnas U-19 Indonesia pada 25 Mei 2018.

TC hari perdana ini dihadiri oleh 16 pemain dari total 28 nama yang mendapat panggilan.

Nampak wajah-wajah pemain lama menghiasi sesi latihan ini seperti Syahrian Abimanyu, Hanis Saghara, Firza Andhika, Witan Sulaiman, Muhammad Rafli Mursalim dll.

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menjelaskan bahwa hari ini para pemain menjalani sesi latihan ringan.

Pasalnya TC ini baru akan berjalan efektif pada hari kedua, mengingat bahwa belum seluruh pemain tiba di Yogyakarta.

  • 1
  • 2
Komentar Ikuti kami di Penulis: Adif Setiyoko Editor: Aulli Reza Atmam Sumber: BolaSport.comSumber: Google News | Berita 24 Yogya

no image

Posted by On 10.29

BPJS Kesehatan dan BRI Sinergi dalam Program Donasi JKN-KIS

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

BPJS Kesehatan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam program Donasi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan di Kota Yogyakarta.

Sebanyak 1000 jiwa pedagang Pasar Beringharjo beserta anggota keluarga didaftarkan menjadi peserta program JKN-KIS melalui alokasi dana corporate social responcibility (CSR) sebesar Rp306 juta selama satu tahun ke depan.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari, mengatakan sebagai badan yang diamanahkan untuk menyelenggarakan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan kepesertaan mencapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) pada 1 Januari 2019. Seluruh penduduk diharapkan telah mendapatkan jaminan sosial kesehatan yang akan m elindungi tidak hanya kesehatan, tetapi juga finansial ketika dilanda sakit.

"Kami sampaikan terima kasih kepada BRI sebagai salah satu mitra BPJS Kesehatan yang telah memberikan donasi melalui dana CSR-BRI yang digunakan untuk pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi pedagang Pasar Beringharjo beserta anggota keluarga," katanya usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan BRI tentang penyaluran CSR BRI sebagai donasi JKN-KIS bagi 1000 pedagang Pasar Beringharjo, di Yogyakarta, Jumat (18/5/2018).

Program Donasi JKN-KIS merupakan program yang melibatkan partisipasi masyarakat secara perseorangan atau badan usaha atau lembaga lain yang bertujuan mewujudkan kepedulian kepada masyarakat di lingkungan melalui kontribusi pendaftaran keluarga yang membutuhkan uluran tangan untuk didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS.

Program donasi JKN-KIS merupakan wujud dari prinsip gotong royong dan kepedulian kepada sesama demi terwujudnya Indonesia yang leb ih sehat.

Andayani menjelaskan peningkatan jumlah cakupan kepesertaan harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan di seluruh aspek layanan pelanggan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dan sinergitas seluruh stakeholder baik itu pemerintahan, organisasi masyarakat dan keagamaan, badan usaha, fasilitas kesehatan, asosiasi profesi, dan bank mitra.

"Kami juga sampaikan terima kasih atas niatan mulia Pemerintah Kota Yogyakarta yang berkeinginan kuat mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta Program JKN-KIS," ungkapnya.

Kota Yogyakarta tercatat sudah mencapai UHC pada 1 November 2017 dengan cakupan kepesertaan minimal 95 persen dari total jumlah penduduk. Berdasarkan data masterfile kepesertaan BPJS Kesehatan, cakupan peserta JKN-KIS di Kota Yogyakarta per 30 April 2018 sebanyak 395.079 jiwa dari total jumlah penduduk sebanyak 410.921 jiwa (data konsolidasi dan bersih Ditjen Dukcapil Kemendagri Semester II Tahun 2017) atau sebesar 96,14 p ersen.

"Sehingga diperlukan langkah-langkah untuk mengoptimalkan kepesertaan JKN-KIS di Kota Yogyakarta yang salah satunya dari segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) melalui program donasi atau CSR," imbuhnya.

Selain melalui program donasi ini, lanjut Andayani, BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai macam langkah strategis dalam rangka menuju UHC pada 1 Januari 2019. Misalnya dengan memperluas kanal ataupun akses pendaftaran serta pembayaran iuran. Yakni, pendaftaran melalui mekanisme dropbox di kantor cabang, kantor kabupaten dan di kecamatan, point of service (POS) Lippo Plaza Jogja, BPJS Kesehatan Care Center 1500400, website BPJS Kesehatan, kader JKN dan yang terbaru adalah pendaftaran melalui Aplikasi Mobile JKN. Prosedurnya pun cukup mudah dan pelayanannya sudah tertata dengan baik.

Dia berharap kerja sama yang terjalin baik selama ini tidak hanya terbatas pada perluasan peserta saja, melainkan juga mampu menyukses kan penyelenggaraan Program JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan bagi seluruh penduduk Indonesia, khususnya masyarakat Kota Yogyakarta.

"Kerja sama yang kita bangun ini sesungguhnya merupakan bukti nyata nilai gotong royong bangsa Indonesia yang berkomitmen memajukan kehidungan bangsanya," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan secara simbolik Kartu Indonesia Sehat kepada perwakilan Pedagang Pasar Beringharjo yang didaftarkan melalui Program Donasi JKN-KIS ini. Mereka juga diberikan sosialisasi mengenai Program JKN-KIS mulai dari hak dan kewajiban hingga alur prosedur pelayanan kesehatan.

Dari sisi pelayanan kesehatan di wilayah DIY, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan 374 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 61 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Khusus untuk Kota Yogyakarta terdapat 59 FKTP yang terdiri atas 18 puskesmas, 11 dokter praktik perorangan, 19 klinik pratama, 4 klinik TNI/POLRI dan 7 dokter gig i serta 12 FKRTL.

Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

thumbnail

Posted by On 10.29

Kejuaraan Klub Futsal Asia di Yogyakarta: Vamos Wakili Indonesia

Kejuaraan Klub Futsal Asia di Yogyakarta: Vamos Wakili Indonesia Reporter:

Antara

Editor:

Nurdin Saleh

Jumat, 18 Mei 2018 16:11 WIB
Ilustrasi Futsal. just.4ove.com

Ilustrasi Futsal. just.4ove.com

TEMPO.CO, Jakarta - Juara Liga Futsal Profesional Indonesia 2018, Vamos Mataram, akan tampil dalam Kejuaraan Klub Futsal Asia AFC 2018 di Yogyakarta, 1-12 Agustus 2018. Mereka berada satu grup dengan dua klub dari Cina dan Jepang.

H asil undian yang digelar di salah satu hotel di Jakarta, Jumat, menempatkan Vamos di Grup A. Mereka akan bersaing dengan Dalian Yuan Dinasti dari Cina, Nagoya Oceans dari Jepang, dam Victoria University College dari Myanmar.

Kejuaraan nanti akan diikuti 12 tim futsal terbaik Asia terbaik yang dibagi empat grup. Pertandingan akan digelar di dua arena di Yogyakarta yakni di GOR Universitas Negeri Yogyakarta dan GOR Amongrogo.

Kapten tim Vamos Sunny Rizky menilai peluang mereka untuk sekadar lolos grup sangat berat. Namun, pemain berusia 24 tahun itu tidak ingin kalah sebelum bertanding. Vamos akan memberikan yang terbaik demi terus melaju di kejuaraan dan mencapai target semifinal. "Target pribadi saya juga ingin membawa tim sampai semifinal," kata Sunny.

Saat ini tim Vamos Mataram masih diliburkan untuk memberikan kesempatan pemain melewatkan bulan puasa dan Lebaran. Setelah lebaran mereka akan menjalani TC dan fokus mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Klub Futsal Asia tersebut.

Pada Kejuaraan nanti, Vamos akan menghadapi Victoria University College di GOR Universitas Negeri Yogyakarta dalam laga perdananya di Yogyakarta, 1 Agustus.

Berikut pembagian lengkap grup Kejuaraan Klub Futsal Asia 2018:

Grup A: Vamos Mataram (Indonesia) Victoria University College (Myanmar) Dalian Yuan Dinasti (China) Nagoya Oceans (Jepang)

Grup B: Thai Son Nam FC (Vietnam) Jeju Mag FC (Korea Selatan) Nafit Al-Wasat (Irak) Al Dhafra (Uni Emirat Arab)

Grup C: PTT Bluewave Chonburi (Thailand) Vic Vipers (Australia) FC Erem (Kyrgyzstan) Al Sailiya (Qatar)

Grup D: Mes Sungun Varzaghan (Iran) Sipar FC (Tajikistan) Bank of Beirut (Lebanon) AGMK FC (Uzbekistan).

Lihat Juga

Terkait
  • Gagal ke Final Piala AFC, Ini Beberapa Catatan Pelatih Persija

    Gagal ke Final Piala AFC, Ini Beberapa Catatan Pelatih Persija

    2 hari lalu
  • Piala AFC: Persija Didepak Home United, Faktor Kiper Jadi Sorotan

    Piala AFC: Persija Didepak Home United, Faktor Kiper Jadi Sorotan

    2 hari lalu
  • Piala AFC: Disingkirkan Home United, Ini Kelemahan Persija

    Piala AFC: Disingkirkan Home United, Ini Kelemahan Persija

    2 hari lalu
  • 3 Catatan Penting Laga Persija Vs Home United

    3 Catatan Penting Laga Persija Vs Home United

    3 hari lalu
  • Rekomendasi
  • MMA: Kaya Mendadak, Conor McGregor Beli Vila Mewah di Spanyol

    MMA: Kaya Mendadak, Conor McGregor Beli Vila Mewah di Spanyol

    13 jam lalu
  • Mohammad Ahsan Berusaha Puasa Saat Tampil di Piala Thomas

    Mohammad Ahsan Berusaha Puasa Saat Tampil di Piala Thomas

    1 hari lalu
  • Tinju Dunia: Andonis Stevenson Tak Anggap Badou Jack Istimewa

    Tinju Dunia: Andonis Stevenson Tak Anggap Badou Jack Istimewa

    2 hari lalu
  • Amanda Nunes, Petarung MMA Wanita Pertama Mengaku Sebagai Lesbian

    Amanda Nunes, Petarung MMA Wanita Pertama Mengaku Sebagai Lesbian

    3 hari lalu
  • Foto
  • Aksi Jokowi Bermain Basket dengan Pemain  DBL

    Aksi Jokowi Bermain Basket dengan Pemain DBL

    6 hari lalu
  • Gagahnya Tim Thomas dan Uber Indonesia Berbalut Kostum

    Gagahnya Tim Thomas dan Uber Indonesia Berbalut Kostum

    9 hari lalu
  • Mengenal Mesoamerika Ballgame, Olahraga Kuno Unik dan Ekstrim

    Mengenal Mesoamerika Ballgame, Olahraga Kuno Unik dan Ekstrim

    11 hari lalu
  • Juarai MotoGP Spanyol, Marc Marquez Puncaki Klasemen

    Juarai MotoGP Spanyol, Marc Marquez Puncaki Klasemen

    12 hari lalu
  • Video
  • MotoGP Spanyol, Marquez di Posisi Puncak

    MotoGP Spanyol, Marquez di Posisi Puncak

    11 hari lalu
  • Pelatih 'Karate Kids' dari Gaza

    Pelatih 'Karate Kids' dari Gaza

    24 hari lalu
  • Hari Kartini, Greysia-Apriyani Bicara Tantangan W   anita Saat Ini

    Hari Kartini, Greysia-Apriyani Bicara Tantangan Wanita Saat Ini

    26 hari lalu
  • Petenis Rafael Nadal: Harus Penuh Energi

    Petenis Rafael Nadal: Harus Penuh Energi

    28 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Jadwal MotoGP Prancis: Marquez Anggap Yamaha Masuki Momen Kritis

  • 2

    MMA: Kaya Mendadak, Conor McGregor Beli Vila Mewah di Spanyol

  • 3

    Latihan Bebas 1 MotoGP Prancis: Marquez Tercepat, Rossi Keenam

  • 4

    Tenis Italia Terbuka: Nadal dan Djok ovic ke Perempat Final

  • 5

    SEA Games 2019: Bulu Tangkis Dimainkan, Pencak Silat Belum Pasti

  • Fokus
  • Antisipasi Terorisme dan Kendala Deradikalisasi Alumnus ISIS

    Antisipasi Terorisme dan Kendala Deradikalisasi Alumnus ISIS

  • Bank Indonesia Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Sekali Lagi

    Bank Indonesia Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Sek ali Lagi

  • Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Konten Radikalisme

    Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Konten Radikalisme

  • PM Mahathir Mohamad Tutup Pintu untuk UMNO

    PM Mahathir Mohamad Tutup Pintu untuk UMNO

  • Terkini
  • Latihan 2 MotoGP Prancis: Dovizioso Tercepat, Rossi Ketiga

    Latihan 2 MotoGP Prancis : Dovizioso Tercepat, Rossi Ketiga

    3 jam lalu
  • Undian Piala Asia: Timnas U-19 Satu Grup dengan UEA dan Qatar

    Undian Piala Asia: Timnas U-19 Satu Grup dengan UEA dan Qatar

    7 jam lalu
  • Latihan Bebas 1 MotoGP Prancis: Marquez Tercepat, Rossi Keenam

    Latihan Bebas 1 MotoGP Prancis: Marquez Tercepat, Rossi Keenam

    8 jam lalu
  • Kejuaraan Klub Futsal Asia di Yogyakarta: Vamos Wakili Indonesia

    Kejuaraan Klub Futsal Asia di Yogyakarta: Va mos Wakili Indonesia

    8 jam lalu
  • Jadwal MotoGP Prancis: Marquez Anggap Yamaha Masuki Momen Kritis

    Jadwal MotoGP Prancis: Marquez Anggap Yamaha Masuki Momen Kritis

    9 jam lalu
  • MMA: Kaya Mendadak, Conor McGregor Beli Vila Mewah di Spanyol

    MMA: Kaya Mendadak, Conor McGregor Beli Vila Mewah di Spanyol

    18 jam lalu
  • SEA Games 2019: Bulu Tangkis Dimainkan, Pencak Silat Belum Pasti

    SEA Games 2019: Bulu Tangkis Dimainkan, Pencak Silat Belum Pasti

    19 jam lalu
  • Tenis Italia Terbuka: Nadal dan Djokovic ke Perempat Final

    Tenis Italia Terbuka: Nadal dan Djokovic ke Perempat Final

    19 jam lalu
  • Alessandro Del Piero Cari Pemain Berbakat di Medan

    Alessandro Del Piero Cari Pemain Berbakat di Medan

    1 hari lalu
  • Tenis Italia Terbuka: Juara Prancis Terbuka Lolos ke 8 Besar

    Tenis Italia Terbuka: Juara Prancis Terbuka Lolos ke 8 Besar

    1 hari la lu
  • Selengkapnya Grafis

    Donald Trump dan Tamu Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem

    Donald Trump meresmikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada 15 Mei 2018, inilah negara-negara yang menghadiri peresmian tersebut.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya