www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

DPRD DIY Janji Bakal Fasilitasi Keinginan KSPSI Terkait Tuntutan Pengupahan Buruh

Posted by On 14.14

DPRD DIY Janji Bakal Fasilitasi Keinginan KSPSI Terkait Tuntutan Pengupahan Buruh

DPRD DIY Janji Bakal Fasilitasi Keinginan KSPSI Terkait Tuntutan Pengupahan Buruh

Berbagai aspirasi dan tuntutan dari KSPSI DIY disampaikan ke Rani Widyawati, Pimpinan Komisi B DPRD DIY.

DPRD DIY Janji Bakal Fasilitasi Keinginan KSPSI Terkait Tuntutan Pengupahan BuruhTribun Jogja/ Tantowi AlwiSuasana audiensi KSPSI dengan DPRD DIY di ruang Badan Legislatif DPRD DIY, Selasa (7/11/2017).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPRD DIY menerima audiensi dari KSPSI DIY di kantor Badan Legislatif DPRD DIY, Selasa (7/11/2017).

Berbagai aspirasi dan tuntutan dari KSPSI DIY disampaikan ke Rani Widyawati, Pi mpinan Komisi B DPRD DIY.

Seusai menerima aspirasi dari KSPSI DIY, Rani menekankan bahwa fungsi DPRD hanya menjadi jembatan antara masyarakat ke pihak eksekutif, dalam hal ini Pemda DIY.

"Kami akan memfasilitasi kehendak KSPSI dan akan mengundang pihak-pihak terkait," kata Rani Widyawati.

Pokok-pokok pikiran dari KSPSI diterima Rani dan akan disampaikan ke komisi D DPRD DIY untuk ditindaklanjuti.

Menanggapi usulan KSPSI untuk diadakan Focus Group Discussion (FGD), Rani Widyawati mengatakan pihak KSPSI agar melayangkan surat permohonan ke DPRD DIY perihal usulan tersebut.

"Kami akan undang pihak eksekutif, kalau kami (DPRD) yang mengundang pasti akan datang, tetapi KSPSI ajukan dulu permohonan untuk hal tersebut," ujar Rani Widyawati.

Dalam forum audiensi tersebut, KSPSI DIY juga menyampaikan rekomendasi tentang pembuatan rumah bagi buruh.

"Kami meminta Pemda untuk membangun rumah bagi buruh, agar harga rumah b isa ditekan, rumah tersebut bisa dibangun di atas Sultan Ground (SG)," kata Irsad Ade Irawan, juru bicara KSPSI DIY.

Rani Widyawati juga turut prihatin terkait kondisi yang dialami buruh di Yogyakarta.

"Anehnya masyarakat tetap bahagia dan sejahtera serta tingkat hidup (usia) tinggi," tambahnya.

Lanjut Rani, semoga bisa tercapai tuntutan dari KSPSI DIY biarpun tidak mudah.

"Tidak mudah karena keterbatasan anggaran, banyak sekali yang harus dilakukan," ucap Rani kepada tribunjogja.com.

Usulan tentang diadakannya FGD, Rani mengatakan belum bisa diputuskan perihal waktunya. (*)

Penulis: Tantowi Alwi Editor: ton Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Pensiunan PNS Perkosa Gadi s 21 Tahun di Warung Kopi, Video Durasi 3 Menitnya Beredar Sumber: Tribun Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »