www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kasat Lantas Kota Yogyakarta Berharap Tertib Lalu Lintas Jadi Budaya dan Kebutuhan Masyarakat

Posted by On 03.39

Kasat Lantas Kota Yogyakarta Berharap Tertib Lalu Lintas Jadi Budaya dan Kebutuhan Masyarakat

Kasat Lantas Kota Yogyakarta Berharap Tertib Lalu Lintas Jadi Budaya dan Kebutuhan Masyarakat

Dengan dilakukannya operasi Zebra Progo 2017 ia berharap keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas menjadi budaya di masyarakat.

Kasat Lantas Kota Yogyakarta Berharap Tertib Lalu Lintas Jadi Budaya dan Kebutuhan Masyarakattribunjogja/ahmad syarifudinPetugas tengah memeriksa kelengkapan surat-surat para pengendara yang melintas di jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (04/11/2017)

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Kepolisian teng ah menjalankan giat operasi Zebra Progo 2017 yang akan berlangsung selama 14 hari kedepan.

Giat operasi ini berlangsung secara serentak di Indonesia, tak terkecuali wilayah Yogyakarta.

Dimulai pada tanggal 1-14 November 2017 mendatang.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetyo berharap giat operasi ini bukan hanya seremonial semata.

Namun, lebih dari itu, dengan dilakukannya operasi Zebra Progo 2017 ia berharap keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas menjadi budaya di masyarakat.

"Diharapkan tertib lalu lintas merupakan budaya dan kebutuhan masyarakat,"ujar Perwira polisi pemilik melati dipundaknya, saat memimpin satgas ops Zebra Progo di jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (04/11/2017).

Lebih jauh, kasat lantas mengungkapkan Zebra Progo merupakan giat operasi yang mengedepankan penindakan daripada teguran.

Hal itu supaya masyarakat lebih mengedepankan pada ketertiban, keamanan dan keselamatan berkendar a di jalan raya.

Adapun, pelanggaran yang sering dilakukan oleh pengendara, disebutkan Dwi Prasetyo berupa kurangnya kelengkapan kendaraan maupun surat kepemilikan.

Namun, ada juga yang melanggar rambu rambu, melawan arus, tidak memakai safety belt (sabuk pengaman), helm, spion maupun knalpot yang tidak standar.

"Itu semua kita tindak. Termasuk yang menggunakan Strobo, demi keamanan dan keselamatan kita tindak,"ujar dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin Editor: oda Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Pernah Lihat Pria Ini? Aksinya Begal dan Bacok Korban Terekam CCTV, Modusnya Bikin Resah Sumber: Tribun Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »