www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bicara Soal Hutan di UGM, Jokowi: Seperti Marah ya, Saya Jengkel

Posted by On 18.41

Bicara Soal Hutan di UGM, Jokowi: Seperti Marah ya, Saya Jengkel

Bicara Soal Hutan di UGM, Jokowi: Seperti Marah ya, Saya Jengkel Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Yudono Yanuar

Rabu, 20 Desember 2017 05:10 WIB
Bicara Soal Hutan di UGM, Jokowi: Seperti Marah ya, Saya Jengkel

Presiden RI Jokowi (kedua kanan) bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kedua kiri) dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (ketiga kiri) menyiram pohon yang baru saja ditanam saat acara reuni Fakultas Kehutanan UGM di Fakultas Kehutanan UGM, Sleman, DI Yogyakarta, 19 Desember 2017. Presiden membahas kondisi hutan Indonesia yang saat ini masih memprihatinkan. ANTARA

TEMPO.CO, Yogyakarta - Presiden Jokowi tampak sangat serius saat berbicara tentang persoalan hutan Indonesia di bekas kampusnya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Selasa 19 Desember 2017.

Meski acara itu seperti silaturahmi antar-alumni di sela perayaan Dies Natalis UGM ke-68, Jokowi menyinggung persoalan hutan di Indonesia dan masih minimnya manfaat yang bisa dirasakan rakyat.

Baca juga: Jokowi Tegur KLHK: Pengelolaan Hutan Jangan Berorientasi Proyek

“Saya sudah pantau dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai ke NTT, sudah terlalu banyak lahan hutan yang kita telantarkan dan nggak kita urus,” ujar Jokowi dengan ekspresi serius di hadapan para mahasiswa dan dosen Fakultas Kehutanan UGM.

Jokowi menyayangkan sekali kondisi hutan-hutan Indonesia yang ter lantar itu karena hutan-hutan itu sebenarnya di tanah yang amat subur, bukan tanah kering dan tandus yang perlu waktu lama untuk perbaikan.

“Kenapa sampai sekarang kita tidak bisa memiliki hutan seperti misalnya mahoni yang sejuta dua juta hektar ?” ujar Jokowi.

Jokowi pun kembali menyinggung soal eforia gerakan tanam pohon berbagai pihak yang seringkali terpaku pada seremonial saja di depannya. Tapi aksi tanam pohon itu sering tak dikawal ke belakang hingga pohon yang ditanam benar-benar hidup dan bermanfaat.

“Padahal duitnya negara itu banyak, triliunan untuk itu, makanya sekarang urusan ini saya kejar terus, duit negara harus jadi pohon hidup, jadi hutan, mana buktinya, saya cek terus," ujar Jokowi.

Di sela bicara banyaknya duit negara terbuang untuk masalah penghijauan hutan, Jokowi pun tampak melemaskan dua telapak tangannya yang dari awal bicara hanya menyatu tergenggam di depan. Jokowi mengibaskan telapak tangannya sejenak lalu posisi meng genggam lagi.

"Seperti marah ya saya, ya saya memang jengkel benar, dan saya selalu tanya ke menteri dan dirjen, mana barangnya, mana pohonnya, saya kan orang lapangan, jadi apapun saya cek, saya kontrol," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, sebenarnya agar hutan Indonesia dapat bermanfaat bagi rakyat caranya tidaklah terlalu sulit. Dengan lahan hutan yang mencapai 12,7 juta hektar, rakyat dilibatkan penuh untuk ikut mengelola. Jokowi menegaskan, harus rakyat yang memiliki.

“Rakyat yang menanam, dan rakyat harus dikorporasikan, rakyat menjadi sebuah grup dan kelompok besar, agar memiliki beribu-ribu hektar, dari situlah rakyat yang menjual hasil hutan ke hilirnya yaitu pabrik,” ujar Jokowi.

Jokowi pun menuturkan, pemerintah pun bisa membagi-bagikan lahan hutan itu agar bisa dikelola rakyat. Kalau perlu pemerintah menyiapkan hilirnya atau pabrik pembeli hasil hutan itu sekalian.

Jokowi menuturkan, cara-cara pengelolaan dari rakyat dan swasta yang menerima hasil hutan untuk mengolahnya itu sudah diterapkan negara-negara yang bisa kaya hanya dari hasil hutan saja seperti Norwegia.

“Bener-bener hutan itu dikelola dari hulu ke hilir, diselesaikan, di sini ada tanam, di sini ada pabriknya, dalam sebuah kawasan, tapi rakyat atau negara yang memiliki,” kata Jokowi .

Terkait
  • Pilpres 2019, Riset Sebut Jokowi Dominasi Berita Hingga 56 Persen

    Pilpres 2019, Riset Sebut Jokowi Dominasi Berita Hingga 56 Persen

    6 jam lalu
  • Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto, Jokowi Jajal Mobil Listrik ITS

    Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto, Jokowi Jajal Mobil Listrik ITS

    13 jam lalu
  • Coba Mobil Listrik ITS Saat Resmikan Tol, Jokowi: Ada Dek-dek

    Coba Mobil Listrik ITS Saat Resmikan Tol, Jokowi: Ada Dek-dek

    13 jam lalu
  • Kisah Jokowi Gagal Masuk Perhutani: Saya Ikut Tes, tapi...

    Kisah Jokowi Gagal Masuk Perhutani: Saya Ikut Tes, tapi...

    16 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Lolos Tes CPNS, Banyak Peserta Dibantu Bimbel

    Lolos Tes CPNS, Banyak Peserta Dibantu Bimbel

    1 jam lalu
  • Aqua Didenda 13 M, Dinyatakan KPPU Melakukan Praktik Monopoli

    Aqua Didenda 13 M, Dinyatakan KPPU Melakukan Praktik Monopoli

    13 jam lalu
  • Tiga Jam Melantai, Nilai Saham Campina Ice Cream Melejit

    Tiga Jam Melantai, Nilai Saham Campina Ice Cream Melejit

    19 jam lalu
  • 18 Tol Waskita Karya Dijual, Jasa Marga hingga Cina Berminat

    18 Tol Waskita Karya Dijual, Jasa Marga hingga Cina Berminat

    1 hari lalu
  • Foto
  • Berburu Pernak-pernik Natal di Kawasan Glodok

    Berburu Pernak-pernik Natal di Kawasan Glodok

    1 hari lalu
  • Cafe di Sawah ini Raih Omset Rp 4 Miliar dalam Setahun

    Cafe di Sawah ini Raih Omset Rp 4 Miliar dalam Setahun

    2 hari lalu
  • Pabrik Tekstil Perintis yang Bertahan di Tengah Gempuran Zaman

    Pabrik Tekstil Perintis yang Bertahan di Tengah Gempuran Zaman

    4 hari lalu
  • Idolakan Robin Hood, Pria Ini Buka Bisnis Buat Busur Panah

    Idolakan Robin Hood, Pria Ini Buka Bisnis Buat Busur Panah

    5 hari lalu
  • Video
  • Ada Kecap Bebas GMO di Pameran Ekonomi PDIP

    Ada Kecap Bebas GMO di Pameran Ekonomi PDIP

    1 hari lalu
  • 350 Pelaku Usaha Ikuti Pameran Ekonomi, Gotong Royong PDIP

    350 Pelaku Usaha Ikuti Pameran Ekonomi, Gotong Royong PDIP

    1 hari lalu
  • Pengunjung Citywalk Berburu Diskon

    Pengunjung Citywalk Berburu Diskon

    2 hari lalu
  • BNI Gandeng Perusahaan Fintech untuk Perluas Agen

    BNI Gandeng Perusahaan Fintech untuk Perluas Agen

    3 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Lolos Tes CPNS, Banyak Peserta Dibantu Bimbel

  • 2

    Aqua Didenda 13 M, Dinyatakan KPPU Melakukan Praktik Monopoli

  • 3

    PPATK Temukan Indikasi Pencucian Uang Melalui Mata Uang Digital

  • 4

    Didenda 13 M, Aqua Pertanyakan Pertimbangan KPPU

  • 5

    Kemenkeu Sebut Alasan Generasi Milenial Sulit Punya Rumah Pribadi

  • Fokus
  • Ekosistem Startup di Indonesia Dianggap Tertinggal dari Singapura

    Ekosistem S tartup di Indonesia Dianggap Tertinggal dari Singapura

  • KPK: Meski Ada Nama yang Raib, Dakwaan Setya Novanto Tetap Sah

    KPK: Meski Ada Nama yang Raib, Dakwaan Setya Novanto Tetap Sah

  • Koran Tempo Berikan Penghargaan Startup Pilihan 2017 Hari Ini

    Koran Tempo Berikan Penghargaan Startup Pilihan 2017 Hari Ini

  • Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke Jala   n Bela Palestina

    Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke Jalan Bela Palestina

  • Terkini
  • Powerbank dan Hijab Paling Diburu di Toko Online Shopee

    Powerbank dan Hijab Paling Diburu di Toko Online Shopee

    33 menit lalu
  • Aqua Dihukum KPPU Denda 13 M, Ini Pasal yang Dilanggar

    Aqua Dihukum KPPU Denda 13 M, Ini Pasal yang Dilanggar

    1 jam lalu
  • Permintaan Melonjak, B   imbel CPNS Ini Bakal Ekspansi ke Daerah

    Permintaan Melonjak, Bimbel CPNS Ini Bakal Ekspansi ke Daerah

    1 jam lalu
  • Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diyakini Lebih Baik, Ini Sebabnya

    Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diyakini Lebih Baik, Ini Sebabnya

    2 jam lalu
  • Cadangan Aluvial Merosot Drastis, PT Timah Ekspansi ke Nigeria

    Cadangan Aluvial Merosot Drastis, PT Timah Ekspansi ke Nigeria

    2 jam lalu
  • PPATK: Pemberantasan Pencucian Uang    Ikut Perbaiki Iklim Investasi

    PPATK: Pemberantasan Pencucian Uang Ikut Perbaiki Iklim Investasi

    2 jam lalu
  • Dengan Rp1,2 Juta, Bimbel Ini Tawarkan Bisa Lolos Tes CPNS

    Dengan Rp1,2 Juta, Bimbel Ini Tawarkan Bisa Lolos Tes CPNS

    3 jam lalu
  • Begini Beda Belajar di Bimbel Tes CPNS dengan Otodidak

    Begini Beda Belajar di Bimbel Tes CPNS dengan Otodidak

    3 jam lalu
  • Jokowi Ngotot Tol Trans Jawa Harus Jadi Akhir 2019, Ini Sebabnya

    Jokowi Ngotot Tol Trans Jawa Harus Jadi Akhir 2019, Ini Sebabnya

    3 jam lalu
  • Presiden Jokowi Akan Resmikan Kereta Bandara 2 Januari 2018

    Presiden Jokowi Akan Resmikan Kereta Bandara 2 Januari 2018

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pendapatan Star Wars 1977-2017, The Force Awakens Paling Laris

    Star Wars: The Last Jedi diluncurkan di ujung tahun 2017 melanjutkan prekuelnya, The Force Awakens yang rilis tahun 2015.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »