www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Manuk Pulang Kandang, Ketika Alumni SMA Kolese de Britto ...

Posted by On 17.26

Manuk Pulang Kandang, Ketika Alumni SMA Kolese de Britto ...

Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017Panitia MPK 2017 Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 700 alumni SMA Kolese de Britto Yogyakarta dari berbagai angkatan dan dari penjuru daerah, pada Rabu (27/12/2017) berkumpul di Aula SMA Kolese de Britto, Yogyakarta. Selain dalam rangka liburan, mereka juga menggelar reuni, dan tentu saja "pulang kampung".

Namun, liburan ini ternyata bukan sekadar berlibur. Mereka telah memiliki agenda rutin untuk selalu berkumpul, reuni, sekaligus menengok "kampung" di Yogyakarta, setiap tanggal 27 Desember. Mereka pun secara rutin telah mengelola pertemuan ini dengan tajuk Manuk Pulang Kandang (MPK).

Ketua Panitia de Britto 2017, R Kristiawan, dalam siaran persnya yang dikirim ke Kompas.com mengatakan, memang ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto, yaitu setiap tanggal 27 Desember selalu diadakan reuni informal yang diberi nama Manuk Pulang Kandang (MPK).

"Acara ini d ipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto," kata Kristiawan.

Untuk MPK 2017 kali ini mengambil tema ‘de Britto untuk Kebinekaan’. "Tema ini diambil untuk merespons situasi aktual Indonesia di mana terjadi pengerasan dan formalisasi keyakinan di sebagian masyarakat," papar Kristiawan.

Alissa Wahid saat mengisi MPK 2017 di Yogyakarta. Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017Dok Panitia MPK 2017 Alissa Wahid saat me ngisi MPK 2017 di Yogyakarta. Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017Dalam perhelatan ini, panitia MPK 2017 secara khusus mengundang Alissa Wahid, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian dan putri mantan Presiden Gus Dur. Alissa diminta untuk memberikan pandangannya soal kebinekaan di Indonesia.

Dalam pidatonya, Alissa Wahid menekankan perlunya peran semua pihak untuk berani melawan konservatisme dan radikalisme. “Situasi Indonesia sepuluh tahun ke depan tergantung pada keberanian kita bersikap di masa sekarang,” kata Alissa.

Alissa Wahid juga menekankan perlunya kelompok-kelompok pro-kebinekaan untuk bekerjasama secara lebih erat. Komunitas Alumni SMA Kolese de B ritto menyambut baik seruan Alissa Wahid tersebut.

Selain tema kebinekaan, MPK 2017 juga menampilkan pertunjukan kesenian yang dibalut dengan misa ekaristi. Misa kali ini dipimpin oleh Romo In Nugroho SJ dari Universitas Sanata Dharma.

Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah angkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017Dok Panitia MPK 2017 Ada kebiasaan unik di SMA Kolese de Britto. Setiap tanggal 27 Desember, selalu diadakan reuni informal yang bernama Manuk Pulang Kandang (MPK). Acara ini dipakai sebagai ajang pertemuan bagi alumni yang sedang berlibur di Yogyakarta. Yang menjadi penyelenggara MPK adalah a ngkatan yang sudah lulus 25 tahun dari Kolese de Britto. Dok Panitia MPK 2017Romo In dalam khotbahnya menyampaikan perlunya semangat memberi alih-alih mengambil. Perjuangan pada kebinekaan tidak mungkin berjalan tanpa semangat memberi.

Hal ini sangat penting ditekankan karena semangat dominan yang dimiliki masyarakat saat ini adalah mengambil, yang berorientasi pada pemenuhan ego semata.

Berbagai pertunjukan kesenian yang ditampilkan dalam MPK 2017 kali ini adalah Wayang Guru oleh dalang Triyanto Hapsoro, gamelan Gangsa Kulila oleh murid SMA Kolese de Britto yang sempat menang dalam berbagai festival gamelan, band Cross Fire, dan kelompok vokal Mlenuk Voice yang menyanyikan lagu misa. Landung Simatupang, aktor monolog senior, membacakan bacaan Injil.

Berita Terkait

Mars SMA John De Britto Iringi Jenazah MJS Menuju Pemakaman

Terkini Lainnya

Saat Jokowi Menikmati Kopi Susu Seharga Rp 9.000...

Saat Jokowi Menikmati Kopi Susu Seharga Rp 9.000...

Nasional 29/12/2017, 07:59 WIB Tuduh Penumpang Curi Selimut, American Airlines Minta Maaf

Tuduh Penumpang Curi Selimut, American Airlines Minta Maaf

Internasional 29/12/2017, 07:56 WIB Drama di Pilkada Jabar Mengaburkan Desain Pemerintahan Baru Jawa Barat

Drama di Pilkada Jabar Mengaburkan Desain Pemerintahan Baru Jawa Barat

Regional 29/12/2017, 07:44 WIB Berita Terpopuler: Fasilitas Pensiun Mugabe yang Mewah, hingga Satelit Rusia Gagal Meluncur

Berita Terpopuler: Fasilitas Pensiun Mugabe yang Mewah, hingga Satelit Rusia Gagal Meluncur

Internasional 29/12/201 7, 07:36 WIB Asal Muasal Jembatan Enceng yang 'Instagramable' di Karawang

Asal Muasal Jembatan Enceng yang "Instagramable" di Karawang

Regional 29/12/2017, 07:34 WIB 2017, Kasus Pemerkosaan dan Korupsi di Kota Bandung Meningkat

2017, Kasus Pemerkosaan dan Korupsi di Kota Bandung Meningkat

Regional 29/12/2017, 07:22 WIB Pasangan Cabup Perseorangan di Kudus Kekurangan 8.000 Lembar Dukungan

Pasangan Cabup Perseorangan di Kudus Kekurangan 8.000 Lembar Dukungan

Regional 29/ 12/2017, 06:51 WIB Pamit Cuci Baju di Sungai, Seorang Wanita di Borobudur Hilang

Pamit Cuci Baju di Sungai, Seorang Wanita di Borobudur Hilang

Regional 29/12/2017, 06:37 WIB Biaya Perjalanan Dinas DKI yang Jadi Sorotan...

Biaya Perjalanan Dinas DKI yang Jadi Sorotan...

Megapolitan 29/12/2017, 06:35 WIB Jokowi: Saat Ini Kita Sedang Mengarungi Perjalanan Menuju Negara Maju

Jokowi: Saat Ini Kita Sedang Mengarungi Perjalanan Menuju Negara Maju

Regional 29/12/2017, 06:26 WIB Cristiano Ronaldo Jadi Olahragawan Terbaik Eropa 2017

Cristiano Ronaldo Jadi Olahragawan Terbaik Eropa 2017

Olahraga 29/12/2017, 05:51 WIB Sebagian Wilayah Jabodetabek Diprediksi Hujan Ringan pada Siang Hari

Sebagian Wilayah Jabodetabek Diprediksi Hujan Ringan pada Siang Hari

Megapolitan 29/12/2017, 05:33 WIB Melalui Hal Ini, Sandiaga Ingin Ubah Citra Satpol PP yang 'Nyebelin'

Melalui Hal Ini, Sandiaga Ingin Ubah Citra Satpol PP yang "Nyebelin"

Megapolitan 29/12/2017, 05:30 WIB Ketika Paspampres Berhadapan dengan Jarum Suntik...

Ketika Paspampres Berhadapan dengan Jarum Suntik...

Nasional 29/12/2017, 00:20 WIB Menggairahkan Lagi Perpustakaan Desa

Menggairahkan Lagi Perpustakaan Desa

Regional 29/12/2017, 00:07 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »