www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mengukir Prestasi Dengan Karya Melalui Pembinaan Ilmiah

Posted by On 17.54

Mengukir Prestasi Dengan Karya Melalui Pembinaan Ilmiah

YOGYA, KRJOGJA.com - Yogya istimewa, adalah suatu alasan mengapa pembinaan ilmiah ke - 4 berupa Pelatihan Ilmiah Remaja Gabungan (PIRG) ke-4 atau yang dikenal dengan Rumah KIR National Science Meet UP kembali diadakan di kota pelajar tersebut, setelah sebelumnya terpilih kota Malang dan Bogor sebagai tuan rumahnya. Disela liburan dan Yogyakarta sebagai destinasi kunjungan wisata, Rumah KIR Indonesia bersama LIPI dan sekolah di penjuru Indonesia bersama turut datang ke Yogyakarta untuk belajar mengenai penelitian guna pembinaan ilmiah dan menyiapkan generasi sains Indonesia.

Acara PIRG ke-4 ini sendiri adalah kegiatan swadana yang diinisiasi Rumah KIR Indonesia bersama pembina KIR di penjuru Indonesia untuk kerjasama pembinaan ilmiah di sekolah melalui kegiatan penelitian (KIR). Kegiatan ini juga selalu senantiasa mendapat dukungan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dengan mengir imkan peneliti senior yang langsung turut serta membimbing dan memberikan pemahaman atas pentingnya kebermanfaatan penelitian di kehidupan.

Kegiatan ini sendiri kerap menghasilkan suatu output yang berkesinambungan, sebut saja setelah kegiatan ini di tahun sebelumnya siswa dari SMAN 80 Chyntia dan Zahra berhasil menjuarai LKIR LIPI 2016 (sebuah kompetisi tertua dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia) serta menjadi delegasi Indonesia di Los Angeles, Amerika Serikat dalam kompetisi ilmiah terakbar, yaitu INTEL ISEF 2017 melalui penelitian cicaknya (https://www.youtube.com/watch?v=aMAYCrj4bD4). Tidak hanya hal tersebut SMA Al Azhar Mandiri Palu pun tahun 2017 ini pasca mengajukan ide mengenai Maleo dalam kegiatan PIRG, selanjutnya mereka juga mengukir prestasi dengan menjuarai LKIR LIPI 2017 dan berkesempatan pula untuk menjadi wakil Indonesia di kancah internasional. Hal serupa juga dirasakan oleh rekan SMP, yaitu SMP Darul Hijrah Martapura yang berhasil meraih 2 pengh argaan dalam ajang LPSN (Lomba Penelitian Siswa Nasional) setelah sejak tahun ke 2 juga turut mengikuti PIRG di Bogor.

“Pembinaan ilmiah hakikatnya adalah menegajarkan proses kepada peserta, sehingga nantinya mereka akan melakukan penelitian sesuai tahapan dan menjadikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Masalah menang kalah dalam kompetisi adalah suatu bentuk 20% dalam keberhasilan. Keberhasilan 80% sesungguhnya adalah ketika prestasi melalui karya mampu menjadi amalan dan membangun Indonesia. Sehingga PIRG diharapkan sebagai suatu wadah penyemangat dan menyatukan visi membangun bersama Indonesia melalui langkah pembinaan ilmiah,” kata Bayu Satriawan founder Rumah KIR Indonesia.

Keberhasilan PIRG dan pesona Yogyakarta menarik peserta berprestasi di penjuru Indonesia untuk kembali berkumpul tahun ini di tanggal 24-28 Desember untuk bersama melakukan penyeragaman pola pembinaan ilmiah bagi siswa dan guru. Kegiatan yang tepat untuk saling bermitra, menyemangati , dan menyeragamkan pola pembinaan penelitian di Indonesia. Tahun ini, tercatat peserta terjauh datang dari Provinsi Maluku, tepatnya SMA Siwalima Ambon sebanyak 9 peserta berprestasi dalam pertukaran pelajar Indonesia-Amerika. Acara dengan semangat kebersamaan ini tidak hanya mengajarkan bagaimana penelitian berjalan sebagaimana mestinya, namun peserta juga dibekali teknik Publik Speaking oleh Dubber Nobita (Film Doraemon) untuk menguasai presentasi dan menyampaikannya secara komunikatif.

Kegiatan PIRG di tahun ini pun akan terasa berbeda dengan nuansa kompetisi internasional INTEL ISEF yang akan coba ditularkan bagi siswa yang akan menjadi calon peneliti Indonesia. Rumah KIR bekerja sama dengan LIPI melalui Bina Ilmiah mendukung kegiatan dengan mengirim pendamping siswa di INTEL ISEF 2015 dan 2018, yaitu Ibu Indriani serta peneliti Biomaterial Bapak Kurnia Wiji yang mengantarkan siswa dari SMA 1 Yogyakarta meraih Special Award di Intel ISEF, Los Angeles 2017.
Selain itu, seluruh delegasi INTEL ISEF LIPI dengan kode IDN001, akan datang memberikan pengalaman dan tips melakukan penelitian dengan baik dan berbioetika. Ini adalah wujud dukungan untuk memberikan dukungan nyata bagi generasi sains Indonesia sekaligus turut mewujudkan visi membangun bersama Indonesia melalui penelitian.

Untuk para siswa-siswi maupun guru yang ingin mengikuti acara ini, kami membuka kuota tambahan sebanyak 10-20 orang sampai tanggal 15 Desember 2017. Link pendaftaran bisa membuka website resmi pendaftaran PIRG-4 Rumah KIR Indonesia sebagai berikut:

http://rumahkir.weebly.com/pendaftaran-pirg-4.html. (*)

Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »