www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta Punya Makna Penting ...

Posted by On 19.22

Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta Punya Makna Penting ...

Jenderal TNI Purn Agustadi Sasongko Purnomo menilai peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 memiliki arti penting bagi perjuangan mempertahankan kedaulatan RI. Meskipun serangan itu hanya mampu menguasai Yogyakarta dalam 6 jam, peristiwa ini menjadi bukti sejarah bahwa nilai-nilai luhur patriotisme Prajurit TNI dan rakyat Indonesia tidak pernah luntur dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI.

"Dampak yang ditimbulkan (akibat peristiwa serangan umum) cukup besar bagi Indonesia dan dunia," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2007-2009 ini dalam acara Seminar Serangan Umum 1 Maret bertema "Implementasi Nilai-nilai Patriotisme SO 1 Maret Untuk Kejayaan Indonesia" di Museum Benteng Vredeb urg Yogyakarta, Kamis (01/03) sore.Sebelumnya, di tahun 1949 Belanda berusaha merebut kembali kemerdekaan Indonesia melalui agresi militernya. Belanda kemudian mengklaim pada dunia bahwa pemerintahan Indonesia sudah "mati". Tepat pada 1 Maret 1949 pasukan TNI bersama rakyat menyerbu benteng pertahanan Belanda di Yogyakarta dan menyebabkan Belanda menarik mundur pasukannya. Pendudukan selama enam jam ini terdengar ke dunia dan telinga PBB. PBB kemudian berhasil memaksa Belanda menyerahkan kembali kedaulatan Indonesia melalui perjanjian Roem- Roiyen.Agus menilai peristiwa SO 1 Maret menggunakan model perang rakyat semesta, dimana prajurit TNI bersama rakyat berjuang bersama mengusir Belanda."Pola operasi serangan ini menggunakan konsep operasi perang gerilya non konvensional," katanya. Lewat serangan itu, Indonesia membuktikan kepada dunia internasional bahwa pemerintah RI masih ada dan TNI masih kuat untuk mengalahkan Belanda. Ia berharap agar perjuangan pahlawan dalam SO 1 Maret diresapi para pemuda dan kader-kader bangsa "jaman now". Kemudian nilai-nilai patriotisme tersebut diimplementasikan untuk membangun kemandirian bangsa.

"Caranya dengan melepaskan diri dari ketergantungan kita pada bangsa lain, maka Insyaallah bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang maju dan mandiri sejajar dengan bangsa lainnya,"pungkas mantan sekretaris Menko Polhukam itu.Seminar Serangan Umum 1 Maret bertema "Implementasi Nilai-nilai Patriotisme SO 1 Maret Untuk Kejayaan Indonesia" digelar oleh Yayasan Harapan Kita bekerjasama dengan Yayasan Kajian Citra Bangsa, Paguyuban Wehrkreise Yogyakarta, Moseum Benteng Vredeburg, dan Komunitas Jogja 45. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati peristiwa serangan umum 1 Maret 1949. (cia)Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »