www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

REI Yogyakarta Targetkan Membangun 300 Rumah Subsidi

Posted by On 07.44

REI Yogyakarta Targetkan Membangun 300 Rumah Subsidi

REI Yogyakarta Targetkan Membangun 300 Rumah Subsidi Reporter:

Antara

Editor:

Martha Warta

Sabtu, 14 April 2018 18:04 WIB
Beli Rumah Bersubsidi Kini Bebas Pajak

Beli Rumah Bersubsidi Kini Bebas Pajak

TEMPO.CO, Yogyakarta -Real Estat Indonesia (REI) Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan pembangunan Rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Yogyakarta mencapai 300 unit selama 2018. "Pangsa pasarnya sangat besar," kata K etua DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY Rama Adyaksa Pradipta di Yogyakarta, Sabtu, 14 April 2018.

Rama mengatakan peminat rumah subdisi cukup besar karena harga yang ditetapkan pemerintah cukup terjangkau yakni Rp 130 juta per unit. Bahkan kekurangan pasokan rumah (backlog) di DIY mencapai 252.000 unit pada 2017.

Baca: Ingin KPR Disetujui Bank? Ini 5 Tips Pilih Lokasi Rumah

Menurut Rama, harga tanah di Yogyakarta mengalami tren kenaikan sesuai mekanisme pasar, namun demikian proses perizinan yang difasilitasi pemerintah sudah cukup bagus. Dengan proses pengurusan perizinan yang bagus dan cepat, maka biaya untuk pembangunan rumah subsidi bisa lebih ditekan. "Perizinan sudah cukup mendukung. Kalau ketersediaan tanah yang sangat kurang, karena harga sudah tinggi sesuai mekanisme pasar," kata dia.

Target pembangunan 300 unit rumah subsidi, menurut dia, dibantu dengan Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui Fasilitas Likuiditas Pembi ayaan Perumahan (FLPP) yang dicanangkan pemerintah. Secara nasional, DPP REI menargetkan membangun 250.000 unit rumah subsidi dengan pertimbangan pemerintah memberikan dukungan regulasi yang dapat memudahkan para pengembang mempercepat pembangunan.

Ia mengatakan pada tahun ini pihaknya akan menyertifikasi seluruh pengembang untuk mempertahankan kualitas produksi properti. Menurut Rama, dengan mendapatkan sertifikasi, maka pengembang akan mendapatkan pengakuan baik dari aspek manajemen konstruksi, pemasaran, hingga keuangan.

Selain Rumah subsidi seharga Rp 130 juta per unit, pada tahun ini REI DIY menggenjot penjualan rumah terjangkau dengan kisaran harga Rp 300 juta karena dinilai memiliki pangsa pasar yang tidak kalah besar di provinsi ini.

ANTARA

Terkait
  • Tips Memilih Tirai agar Serasi dengan Ruangan dan Sesuai Fungsi

    Tips Memilih Tirai agar Serasi dengan Ruangan dan Sesuai Fungsi

    2 hari lalu
  • 6 Tips Merapikan Rumah Supaya Lebih Nyaman Dihuni

    6 Tips Merapikan Rumah Supaya Lebih Nyaman Dihuni

    3 hari lalu
  • Inilah 7 Kota di Eropa dengan Harga Rumah Termahal

    Inilah 7 Kota di Eropa dengan Harga Rumah Termahal

    3 hari lalu
  • 6 Kondisi Rumah Berikut Menandakan Anda Malas

    6 Kondisi Rumah Berikut Menandakan Anda Malas

    4 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Selain Garuda,5 Maskapai Penerbangan Ini Pernah Digugat Penumpang

    Selain Garuda,5 Maskapai Penerbangan Ini Pernah Digugat Penumpang

    4 jam lalu
  • Banyak PNS Pensiun, Pemerintah Kota Sukabumi Kekurangan 1.300 ASN

    Banyak PNS Pensiun, Pemerintah Kota Sukabumi Kekurangan 1.300 ASN

    6 jam lalu
  • Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    9 jam lalu
  • Ojek Online Setuju Aturan Aplikator Jadi Perusahaan Transportasi

    Ojek Online Setuju Aturan Aplikator Jadi Perusahaan Transportasi

    1 hari lalu
  • Foto
  • Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan 1 hari lalu
  • Intip Proses Daur Ulang Baterai Bekas untuk Mobil Listrik

    Intip Proses Daur Ulang Baterai Bekas untuk Mobil Listrik

    2 hari lalu
  • Tiket Masuk Gratis, JakCloth 2018 Diserbu Pengunjung

    Tiket Masuk Gratis, JakCloth 2018 Diserbu Pengunjung

    3 hari lalu
  • McDonalds Rekrut 3.000 Lebih Karyawan Secara Serentak

    McDonalds Rekrut 3.000 Lebih Karyawan Secara Serentak

    5 hari lalu
  • Video
  • Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    9 jam lalu
  • PT. ASDP Indonesia Ferry Siapkan Layanan Mudik Gratis

    PT. ASDP Indonesia Ferry Siapkan Layanan Mudik Gratis

    1 hari lalu
  • Sidak Sarden Diduga Ber   cacing di Madiun, Ini Temuannya

    Sidak Sarden Diduga Bercacing di Madiun, Ini Temuannya

    10 hari lalu
  • Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    11 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Digugat Penumpang Rp 11 M, Garuda Berharap Bisa Berdamai

  • 2

    Jokowi Diminta Dorong Percepatan Pembangunan Bandara Timika

  • 3

    Amankan Arus Mudik Lebaran, Waktu Truk Masuk Tol Bakal Dibatasi

  • 4

    Dirut Inalum Sebut Divestasi Freeport Sudah di Ujung Akhir

  • 5

    Selain Garuda,5 Maskapai Penerbangan Ini Pernah Digugat Penumpang

  • Fokus
  • Menanti LRT Beroperasi dan Integrasi Angkutan Umum di Ibu Kota

    Menanti LRT Beroperasi dan Integrasi Angkutan Umum di Ibu Kota

  • Relokasi Pedagang Pasar Tasik Tambah Kemacetan Area Tanah Abang < h2>Relokasi Pedagang Pasar Tasik Tambah Kemacetan Area Tanah Abang
  • Data Pengguna Bocor, Bos Facebook Didesak Bertanggung Jawab

    Data Pengguna Bocor, Bos Facebook Didesak Bertanggung Jawab

  • Pengusaha Khawatir Pertalite Langka Karena Kebijakan Jokowi

    Pengusaha Khawatir Pertalite Langka Karena Kebijakan Jokowi

  • Terkini
  • PT Nindya Karya Tersangka Korupsi, Ini Kata Direktur Utama

    PT Nindya Karya Tersangka Korupsi, Ini Kata Direktur Utama

    1 jam lalu
  •  PLN Diminta Tidak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadan

    PLN Diminta Tidak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadan

    1 jam lalu
  • Konsultan: 11 Perkantoran Beroperasi di Luar Daerah Sentra Bisnis

    Konsultan: 11 Perkantoran Beroperasi di Luar Daerah Sentra Bisnis

    2 jam lalu
  • Rini Soemarno: Dulu Ni   ndya Karya Minus Tidak Karuan

    Rini Soemarno: Dulu Nindya Karya Minus Tidak Karuan

    2 jam lalu
  • Mudik 2018, Jasa Marga Rekonstruksi Rutin Tol Jakarta - Cikampek

    Mudik 2018, Jasa Marga Rekonstruksi Rutin Tol Jakarta - Cikampek

    2 jam lalu
  • Pameran Adiwastra Nusantara, Kain Batik Mulai Rp 50 Ribu Sampai Rp 5 Juta

    Pameran Adiwastra Nusantara, Kain Batik Mulai Rp 50 Ribu Sampai Rp 5 Juta

    3 jam lalu
  • Nindya Karya Pertanyakan Dana yang    Dibekukan KPK

    Nindya Karya Pertanyakan Dana yang Dibekukan KPK

    3 jam lalu
  • REI Yogyakarta Targetkan Membangun 300 Rumah Subsidi

    REI Yogyakarta Targetkan Membangun 300 Rumah Subsidi

    3 jam lalu
  • Menhub Paparkan Tiga Solusi Berjangka Mengurai Kepadatan Stasiun Duri

    Menhub Paparkan Tiga Solusi Berjangka Mengurai Kepadatan Stasiun Duri

    4 jam lalu
  • Soal Gugatan ke Garuda, Pengacara: Ini Soal Kepatutan

    Soal Guga tan ke Garuda, Pengacara: Ini Soal Kepatutan

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Adidas Raksasa Produk Olahraga Mengandalkan Pasar Negara Maju

    Adidas adalah raksasa pasar global produk olahraga namun masih mengandalkan pasar di Eropa, Amerika Serikat, dan negara maju lainnya.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »