www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Demo Mahasiswa Ricuh, PMII Yogyakarta Sebut Aksi Melenceng Jauh

Posted by On 03.07

Demo Mahasiswa Ricuh, PMII Yogyakarta Sebut Aksi Melenceng Jauh

Demo Mahasiswa Ricuh, PMII Yogyakarta Sebut Aksi Melenceng Jauh Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Ninis Chairunnisa

Rabu, 2 Mei 2018 13:22 WIB
Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMP O.CO. Yogyakarta - Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DI Yogyakarta angkat bicara terkait aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh di simpang Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Selasa, 1 Mei 2018. PMII terlibat dalam aksi tersebut.

Aksi yang digelar bertepatan dengan Hari Buruh itu diikuti dengan pembakaran pos polisi oleh massa. Polisi pun menangkap 69 orang dari massa aksi untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kader kami yang ikut ditangkap dalam aksi itu ada 43 orang,” ujar Ketua PMII DIY Faizi kepada Tempo pada Rabu, 2 Mei 2018.

Baca: Ada Tulisan Bunuh Sultan di Demo Tolak Bandara NYIA Kulon Progo

Namun Faizi mengatakan jika aksi unjuk rasa itu sudah melenceng jauh dari yang direncanakan dan diagendakan. Aksi itu semula hendak mengangkat isu tentang buruh berkaitan dengan peringatan May Day. Namun muncul isu lain mulai dari penolakan pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan Naw a Cita Presiden Joko Widodo. Pihaknya membantah keras jika aksi itu diatur untuk berbuat anarkis seperti perusakan dan pembakaran pos polisi.

“Tidak ada dalam rapat sebelumnya ada rencana membakar pos polisi, apalagi sampai corat-coret tembok dan mengancam bunuh Sultan (Hamengku Buwono X), itu jelas ngawur dan kami pastikan bukan dari kader PMII,” kata Faizi. Atas adanya perusakan itu, polisi telah menetapkan tiga mahasiswa sebagai tersangka dan satu orang diketahui menggunakan narkoba.

Dalam aksi itu, Tempo mendapati sejumlah coretan bernada ancaman pada Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Tulisan di baliho dan dinding kampus UIN Yogya tertulis “Bunuh Sultan”.

Baca: Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

Faizi menuturkan, dari 43 kadernya yang ditangkap itu seluruhnya adalah mahasiwa baru. Mereka rencananya dilatih turun ke jalan dalam rangka menanggapi kondisi sosial dalam bentuk menyuarakan a spirasi secara terukur terarah lewat aksi simpatik.

Mereka berasal dari lima kampus Yogya berbeda yakni UIN Sunan Kalijaga, Universitas Islam Indonesia, Universitas Cokroaminto, Universitas Sarjana Taman Wiyata dan Universitas Ahmad Yani. “Mereka yang ditangkap itu mahasiswa baru, masih semester satu semua, jelas ada pihak yang sengaja mau menunggangi karena aksinya sampai seperti itu,” kata Faizi.

Faizi pun menyatakan PMII DIY akan bertanggungjawab dan mengawal para kadernya jika memang terseret dan diproses hukum. “Kami selama ini dengan warga Yogya tak pernah ada masalah, apalagi dengan Keraton, silaturahmi kami sangat baik, mana mungkin bisa sampai mengancam demikian,” ujarnya.

Namun, menurut Faizi, dari tiga tersangka yang ditetapkan atas perusakan pos polisi bukan dari organisasinya. Apalagi peserta aksi yang ditetapkan tersangka penggunaan narkoba oleh Polda DI Yogyakarta. “Isu sebenarnya dalam aksi itu hanyalah hari buruh, bukan bandara Yogya yang saat ini PMII belum menyatakan sikap resminya,” ujarnya.

Baca: Demo Tolak Bandara NYIA, Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Penduduk

Terkait
  • Demo Tolak Bandara NYIA Ricuh, 3 Orang Jadi Tersangka

    Demo Tolak Bandara NYIA Ricuh, 3 Orang Jadi Tersangka

    5 jam lalu
  • Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

    Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

    9 jam lalu
  • Ada Tulisan Bunuh Sultan di Demo Tolak Bandara NYIA Kulon Progo

    Ada Tulisan Bunuh Sultan di Demo Tolak Bandara NYIA Kulon Progo

    9 jam lalu
  • Demo Tolak Bandara NYIA, Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Penduduk

    Demo Tolak Bandara NYIA, Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Penduduk

    17 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Diancam Dibunuh, Sultan HB X: Wong Saya Bekas Demonstran

    Diancam Dibunuh, Sultan HB X: Wong Saya Bekas Demonstran

    1 jam lalu
  • Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

    Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

    3 jam lalu
  • Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Atura   n Usia Perkawinan

    Hari Pendidikan, Pemerintah Didesak Ubah Aturan Usia Perkawinan

    5 jam lalu
  • Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    6 jam lalu
  • Foto
  • Hardiknas 2018, Musisi Dukung Gerakan Semua Murid Semua Guru

    Hardiknas 2018, Musisi Dukung Gerakan Semua Murid Semua Guru

    2 jam lalu
  • Sandiaga Uno Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018

    Sandiaga Uno Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018

    7 jam lalu
  • May Day 2018, Khofifah dan Ribuan Buruh Ziarah ke Makam Marsinah

    May Day 2018, Khofifah dan Ribuan Buruh Ziarah ke Makam Marsinah

    18 jam lalu
  • May Day, KSPI Dukung Prabowo Jadi Capres 2019

    May Day, KSPI Dukung Prabowo Jadi Capres 2019

    22 jam lalu
  • Video
  • Pailit, Pabrik Sepatu Ini akan PHK 600 Buruh

    Pailit, Pabrik Sepatu Ini akan PHK 600 Buruh

    1 jam lalu
  • May Day, Aksi Blokir Jalan Massa Bersitegang dengan Polisi

    May Day, Aksi Blokir Jalan Massa Bersitegang dengan Polisi

    3 jam lalu
  • Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    Aksi May Day Ricuh, Pelemparan Molotov Picu Kemarahan Warga

    8 jam lalu
  • Distribusi Soal USBN SD 2018 di Bandung

    Distribusi Soal USBN SD 2018 di Bandung

    8 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Said Aqil Akan Dukung Muhaimin Iskandar dengan Satu Syarat

  • 2

    Sultan Hamengku Buwono X Diancam, Sekber Keistimewaan Yogya Marah

  • 3

    Tolak Proyek Bandara NYIA Kulon Progo, Massa Bakar Pos Polisi

  • 4

    Terima Wapres Iran, Jokowi Banggakan Jumlah Menteri Perempuan

  • 5

    Jokowi dan Imam Besar Al Azhar Santap Siang di Kebun Raya Bogor

  • Fokus
  • Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

    Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

  • Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

    Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

  • Terpilihnya Rekan Bisnis Sandiaga dan Saham DKI di Perusahaan Bir

    Terpilihnya Rekan Bisnis Sandiaga dan Saham DKI di Perusahaan Bir

  • Prabowo Menilai Jokowi Keliru Teken A   turan Tenaga Kerja Asing

    Prabowo Menilai Jokowi Keliru Teken Aturan Tenaga Kerja Asing

  • Terkini
  • Jokowi Diminta Turun Tangan Selidiki Penembakan Warga NTT

    Jokowi Diminta Turun Tangan Selidiki Penembakan Warga NTT

    1 jam lalu
  • Polda NTT Sedang Menyelidiki Penembakan Poro Duka

    Polda NTT Sedang Menyelidiki Penembakan Poro Duka

    1 jam lalu
  • Diancam Dibunuh, Sulta   n HB X: Wong Saya Bekas Demonstran

    Diancam Dibunuh, Sultan HB X: Wong Saya Bekas Demonstran

    1 jam lalu
  • Dubes Inggris Apresiasi Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Dubes Inggris Apresiasi Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    1 jam lalu
  • Golkar Ingin Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

    Golkar Ingin Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

    2 jam lalu
  • Diduga Curi Start Kampanye, Grace Natalie PSI: Itu Polling

    Diduga Curi Start Kampanye, Grace Natalie PSI: Itu Polling

    2 jam lalu
  • KPK dan PPATK Diminta Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim MK

    KPK dan PPATK Diminta Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim MK

    2 jam lalu
  • Alasan KSPI Usung Rizal Ramli Cawapres Prabowo Bukan Sri Mulyani

    Alasan KSPI Usung Rizal Ramli Cawapres Prabowo Bukan Sri Mulyani

    2 jam lalu
  • Hardiknas 2018, Menristekdikti Luncurkan Jaringan Riset Nasional

    Hardiknas 2018, Menristekdikti Luncurkan Jaringan Riset Nasional

    2 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Fuad Amin Imron dan 3 Bupati yang Dicabut Hak Poltiknya

    Fuad Amin Imron dan beberapa bupati di bawah ini menerima hukuman pencabutan hak politik, artinya mereka kehilangan hak memilih dan atau dipilih.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »