www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Demo Rusuh Mahasiswa Merembet ke Soal Suksesi Keraton ...

Posted by On 10.38

Demo Rusuh Mahasiswa Merembet ke Soal Suksesi Keraton ...

Demo Rusuh Mahasiswa Merembet ke Soal Suksesi Keraton Yogyakarta Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Juli Hantoro

Jumat, 4 Mei 2018 14:42 WIB
Puluhan orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme atau Aman menggelar unjuk rasa tandingan setelah sebelumnya ada unjuk rasa penolakan Bandara NYIA yang berujung rusuh di depan Kampus UIN Sunan Kalijaga. TEMPO/Pribadi Wicaksono

Puluhan orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme atau Aman menggelar unjuk rasa tandingan setelah s ebelumnya ada unjuk rasa penolakan Bandara NYIA yang berujung rusuh di depan Kampus UIN Sunan Kalijaga. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Demo rusuh mahasiswa Yogyakarta pada Hari Buruh Internasional pada Selasa 1 Mei 2018 lalu merembet ke masalah suksesi Keraton Yogyakarta. Sekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme atau Aman Yogyakarta mendatangi Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menanyakan tulisan Bunuh Sultan yang muncul dalam unjuk rasa tersebut.

“Kami ingin tahu, dari 12 tersangka yang ditetapkan, bisa diungkap siapa saja yang menulis Bunuh Sultan, agar bisa diketahui dan ditelusuri siapa otak dibalik pelaku,” ujar Koordinator Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme, Agung Budyawan di Polda DIY, Jumat 4 Mei 2018.

Baca juga: Enggan Ikut Prosesi Bersama, Adik Sultan HB X: Kami Masih Menjauh

Agung menuturkan, ancaman Bunuh Sultan dalam aksi demo itu bukan sekedar melukai perasaan warga yang sampai saat ini masih menaruh hormat besar pada Raja Keraton sekaligus gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X atau HB X.

Menurut Agung, jika tak diungkap tulisan bernada ancaman membunuh Sultan HB X itu akan menimbulkan spekulasi terkait susksesi di tubuh Keraton Yogya.

“Secara etis ancaman Bunuh Sultan itu di luar adab dan nalar, kalau sudah dibunuh terus mau diganti siapa di belakangnya ? itu tetap tak bisa dibenarkan,” ujar Agung.

Masalah suksesi Keraton Yogyakarta beberapa waktu terakhir menimbulkan polemik. Pada 31 Agustus 2017 lalu, Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta. Dalam undang-undang yang baru disebutkan baik laki-laki maupun perempuan bisa menjadi Gubernur DIY dengan tahta Sultan Hamengku Buwono.

Dengan begitu, Sultan HB X yang tak memiliki anak laki-laki bisa meneruskan jabatannya pada putri sulungnya GKR Pembayun. Namun ini menjadi p olemik karena berdasar tata adat atau paugeran Keraton Yogya, seharusnya yang menjadi Sultan sekaligus gubernur berikutnya adalah putra tertua keturunan Sultan HB X dari istrinya yang lain.

Baca juga: GKR Hemas Bicara Soal Raja Perempuan di Keraton Yogyakarta

Agung menuturkan baru kali ini di Yogya ada demo mahasiswa yang memasukkan materi ancaman pembunuhan pada raja keraton Yogyakarta. Ini memicu kecurigaan lebih kuat jika demo itu hanya menjadikan aksi May Day sebagai kedok belaka.

“May Day hanya isu pengalih, karena yang muncul dalam spanduk dan poster yang sempat kami copot saat demo bukan bicara soal buruh,” ujarnya.

Aliansi sempat mencopoti tulisan spanduk selain Bunuh Sultan juga penolakan pembangunan bandara baru Kulon Progo, hapuskan Sultan Ground dan Pakualaman Ground, serta hapuskan feodalisme Yogya.

Namun dari pertemuan dengan pihak kepolisian itu, aliansi itu belum mendapatkan nama siapa dari para tersangka yang menghasut ancaman pembu nuhan.

“Polisi masih melanjutkan penyidikan soal (siapa pengancam pembunuhan) itu, kami belum diberitahu karena masuk materi pemeriksaan,” ujarnya.

Sebelumnya Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Yogyakarta mengatakan aksi mahasiswa yang berujung rusuh di depan kampus UIN itu disusupi orang-orang tak dikenal. Merekalah yang menurut PMII melakukan tindakan anarkistis.

Terkait
  • Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi

    Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi 17 jam lalu

  • Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

    Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

    1 hari lalu
  • Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

    Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

    1 hari lalu
  • Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya

    Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik

    Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik

    3 jam lalu
  • Polda Jawa Barat Setop Kasus Penodaan Pancasila Rizieq Shihab

    Polda Jawa Barat Setop Kasus Penodaan Pancasila Rizieq Shihab

    8 jam lalu
  • Survei Indikator: Efek Jokowi Hanya Didapat PDIP

    Survei Indikator: Efek Jokowi Hanya Didapat PDIP

    8 jam lalu
  • Pamit ke Sukamiskin, Setya Novanto Ucapkan Permintaan Maaf

    Pamit ke Sukamiskin, Setya Novanto Uc apkan Permintaan Maaf

    9 jam lalu
  • Foto
  • Gaya Jokowi Jajal Permainan Tradisional di Istana

    Gaya Jokowi Jajal Permainan Tradisional di Istana

    3 jam lalu
  • Prabowo Gelar Safari Politik di Jawa Timur

    Prabowo Gelar Safari Politik di Jawa Timur

    6 jam lalu
  • KPK Eksekusi Setya Novanto ke Sukamiskin

    KPK Eksekusi Setya Novanto ke Sukamiskin

    8 jam lalu
  • Jusuf Kalla Pimpin Pemusnahan Sabu 2,6 Ton di Monas

    Jusuf Kalla Pimpin Pemusnahan Sabu 2,6 Ton di Monas

    8 jam lalu
  • Video
  • Rampok SPBU, Seorang Polisi Bawa Kabur Rp 50 Juta

    Rampok SPBU, Seorang Polisi Bawa Kabur Rp 50 Juta

    13 jam lalu
  • Zulkifli Hasan Bertemu Rizal Ramly Bahas Pilpres dan Poros Ketiga

    Zul kifli Hasan Bertemu Rizal Ramly Bahas Pilpres dan Poros Ketiga

    1 hari lalu
  • Rektor Universitas Padjadjaran Dituntut Mundur, Ini Sebabnya

    Rektor Universitas Padjadjaran Dituntut Mundur, Ini Sebabnya

    1 hari lalu
  • Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 69 Miliar

    Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 69 Miliar

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Survei Indikator: AHY Diunggulkan Mendampingi Jokowi

  • 2

    Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik

  • 3

    Polda Jawa Barat Setop Kasus Penodaan Pancasila Rizieq Shihab

  • 4

    Bawaslu: Bila Memenuhi Unsur, PSI Bisa Dijerat Pidana Pemilu

  • 5

    Setya Novanto Nyatakan Sanggup Bayar Ganti Rugi 7,3 Juta Dolar AS

  • Fokus
  • Efektif Urai Kemacetan, Uji Coba Ganjil Genap Ditambah Sepekan

    Efektif Urai Kemacetan, Uji Coba Ganjil Genap Ditambah Sepekan

  • Evaluasi Cuti Bersama Lebaran 2018 Diputuskan Dua Hari Lagi

    Evaluasi Cuti Bersama Lebaran 2018 Diputuskan Dua Hari Lagi

  • Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

    Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

  • Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

    Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

  • Terkini
  • Menteri-Menteri Jokowi Siap Pakai Baju Asian Games Setiap Hari

    Menteri-Menteri Jokowi Siap Pakai Baju Asian Games Setiap Hari

    2 jam lalu
  • Bimanesh Sutarjo Meyakini Kecelakaan Setya Novanto Direkayasa

    Bimanesh Sutarjo Meyakini Kecelakaan Setya Novan to Direkayasa

    2 jam lalu
  • Buntut Ricuh Demo Tolak Bandara NYIA, Akun Ini Dirisak Netizen

    Buntut Ricuh Demo Tolak Bandara NYIA, Akun Ini Dirisak Netizen

    2 jam lalu
  • Ryamizard Ryacudu Jelaskan Soal Gugatan Sewa Satelit

    Ryamizard Ryacudu Jelaskan Soal Gugatan Sewa Satelit

    2 jam lalu
  • Setya Novanto Masih Berharap Jadi Justice Collaborator

    Setya Novanto Masih Berharap Jadi Justice Collaborator

    3 jam lalu
  • Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Nonaktifkan Mahasiswa

    Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Nonaktifkan Mahasiswa

    3 jam lalu
  • Kata PDIP Soal Survei yang Menangkan Pasangan Jokowi-AHY

    Kata PDIP Soal Survei yang Menangkan Pasangan Jokowi-AHY

    3 jam lalu
  • Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik

    Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik

    4 jam lalu
  • < li> Nasihat Kepala Lapas Sukamiskin untuk Setya Novanto

    Nasihat Kepala Lapas Sukamiskin untuk Setya Novanto

    4 jam lalu
  • Pengacara Minta Polisi Hentikan Semua Kasus Rizieq Shihab

    Pengacara Minta Polisi Hentikan Semua Kasus Rizieq Shihab

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    The Avengers Infinity War, Peperangan Terbesar Marvel Universe

    The Avengers Infinity War menjadi film dengan keuntungan paling besar dari Marvel Cinematic Uni verse, ini perbandingan dengan franchise lain.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »