www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia Gelar Seminar dan ...

Posted by On 15.20

Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia Gelar Seminar dan ...

Sleman

Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia Gelar Seminar dan Lomba Rias Ageng

Seminar sekaligus Lomba Paes Ageng sengaja dilakukan guna melestarikan kebudayaan khususnya tata rias pengantin Yogyakarta

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja -Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Guna melestarikan serta menjaga budaya Rias Pengantin serta Upacara Adat yang ada di Yogyakarta, Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati DPC Sleman menyelenggarakan Seminar serta Lomba Rias Ageng di Grha Sarina Vidi pada Selasa, (8/5/2018).

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata serta Dinas Kebudayaan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman tersebut juga diadakan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kab Sleman ke 1 02.

Tatik Sunaryo, selaku Ketua DPC Harpi Melati Sleman mengungkapkan jika Seminar sekaligus Lomba Paes Ageng sengaja dilakukan guna melestarikan kebudayaan khususnya tata rias pengantin Yogyakarta.

"DPC Harpi Melati Sleman merupakan salah satu binaan dari Dinas Pariwisata Sleman. Harpi Melati sendiri memiliki peran yang besar untuk melestarikan tata rias pengantin serta upacara adat yang ada di Yogyakarta," terangnya.

Baca: Wajahnya Dipenuhi Tanda Lahir, Penampilan Wanita Ini Bikin Pangling setelah Dirias

Tatik juga mengungkapkan, dengan diadakannya seminar serta lomba Paes Ageng, para peserta, generasi muda pada umumnya bisa lebih mencintai dan mau mempertahankan budaya yang asli dari Yogyakarta.

"Kegiatan seminar, lomba, pelatihan memang sengaja diadakan untuk menciptakan generasi muda yang cinta akan budaya terutama rias pengantin beserta upacara adat yang ada di Yogyakarta," ucapnya.

Sementara itu DP D Hardi Melati DIY Listiani Sintawati menyampaikan bahwa Hardi Melati sendiri merupakan organisasi Mitra Pemerintah yang bergerak di bidang pelestarian Tata Rias serta Upacara Adat.

"Hardi Melati sendiri memiliki tanggung jawab besar, yakni melestarikan dan menggali budaya yang agung yang sudah diwariskan oleh para pendahulu. Kita juga selalu berusaha meningkatkan kualitas tata rias pengantin" terangnya.

Listiani juga berpesan, sebagai pelaku budaya jangan sampai tata rias pengantin utamanya gaya Yogyakarta dibakukan oleh organisasi lain.

Baca: Dua Karyawan Lari Ketakutan Saat Diminta Turunkan Mayat Calon Pengantin

"Apakah kita sebagai pelaku budaya rela tata rias pengantin utamanya Gaya Yogyakarta yang bersumber dari Keraton dibakukan oleh organisasi lain. Jangan berhenti untuk cinta dan bangga kepada budaya kita agar tata rias yang Agung tidak berubah dari makna dan asalnya," ucapnya.

Sementara itu, Sri Wantin i, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengungkapkan kebanggaannya terhadap budaya tata rias yang adi luhung.

"Saya sangat bangga bisa mengenal budaya dari sisi lain yang adi luhung. Untuk melestarikan tata rias ini salah satunya bisa dilakukan dengan seminar dan lomba tata rias. Kita semua memiliki kewajiban untuk melestarikan budaya yang sudah ada sejak dahulu kala ini," terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah Editor: Ari Nugroho Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Gadis Dibakar Pacar Hidup-hidup di Medan, Sempat Berlarian Minta Tolong dengan Tubuh Terbakar Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »