www.AlvinAdam.com
Kirim Berita Yogya: Klik Disini | Konfirmasi Berita Yogya: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya

Posted by On 19.56

Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya

Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Ninis Chairunnisa

Kamis, 3 Mei 2018 15:34 WIB
Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

Sekelompok massa membakar kantor polisi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga Yogya dalam unjuk rasa menolak bandara baru, 1 Mei 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO. Yogyakarta - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan 12 tersangka dalam kasus aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di depan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogya pada Senin, 1 Mei lalu. Sebanyak delapan di antaranya sudah ditahan polisi.

"Dari 12 tersangka itu, delapan orang ditahan dan empat lainnya tidak ditahan meski proses hukum tetap berlanjut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar Hadi Utomo dalam keterangan pers di kantornya, Kamis, 3 Mei 2018. Sebelumnya, Polda DIY baru menetapkan tiga tersangka terkait dengan aksi anarkis ini.

Hadi menuturkan delapan tersangka diputuskan ditahan berdasarkan syarat subyektif yang dimiliki kepolisian, antara lain karena dikhawatirkan mempersulit penyidikan, mengulangi perbuatan, dan faktor lain. Sedangkan empat tersangka, yaitu MS, RAP, HSB, dan MA, tak ditahan karena perkaranya hanya terkait dengan Pasal 406 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUH P) tentang perusakan barang, yang ancaman hukumannya tak sampai dua tahun penjara.

Baca: Mahasiswa Terlibat Demo Rusuh, UIN Yogya Tunggu Penyidikan Polisi

Adapun delapan tersangka yang ditahan sebagian besar berstatus mahasiswa dari luar Yogyakarta yang sedang menempuh pendidikan di sejumlah kampus kota tersebut. Mereka dianggap terlibat dalam pembakaran pos polisi, pelemparan bom Molotov, dan perusakan rambu lalu lintas.

Mereka di antaranya AM, 24 tahun, asal Bandung, mahasiswa Universitas Sanata Dharma, yang melempar molotov ke pos polisi. Ada pula MC (25), asal Nusa Tenggara Timur, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang berperan sebagai koordinator lapangan. Kemudian MI (22), asal Kalimantan Barat, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang memukul papan seng pos polisi dengan tongkat besi.

Tersangka lain adalah WAP (24) asal Wonogiri, Jawa Tengah, mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, yang menendang wat er barrier ke dalam pos polisi yang terbakar. Kemudian ZW (22) asal Sumatra Barat, mahasiswa UII yang berperan mematahkan rambu lalu lintas. Ada juga EA (22) asal Karanganyar Jawa Tengah, mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta, yang menyeret payung polisi lalu lintas (polantas) ke jalan dan merusak pos polisi. Selain itu, AMH (20) asal Jombang, mahasiswa UII yang memukuli pos polisi, melempar petasan, dan merusak rambu jalan.

Baca: Demo Mahasiswa Ricuh, PMII Yogyakarta Sebut Aksi Melenceng Jauh

Di antara para tersangka itu, kata Hadi, ada yang memiliki latar belakang organisasi lain. MC yang menjadi koordinator lapangan aksi tersebut, misalnya, merupakan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Sedangkan MI tercatat sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Adapun satu tersangka lain tidak berstatus mahasiswa, yaitu BV (24) asal Sulawesi Utara. Ia adalah seorang tuka ng sablon yang berperan melempar molotov ke pos polisi dan sepeda motor polantas. BV juga terbukti menggunakan narkoba. "Hanya satu yang bukan mahasiswa," kata Hadi.

Baca: Demo Tolak NYIA Rusuh, Warga Yogya: Gawe Rusuh, Buang ke Laut

Polisi pun menjerat delapan tersangka itu dengan pasal berlapis, yakni Pasal 187 KUHP dan/atau 170 KUHP dan/atau 406 KUHP. Atas aksinya, mereka terancam hukuman di atas lima tahun penjara. (*)

Lihat juga video: Selagi Mahasiswa Berjualan Sop Buntut, Kini Jadi Raja Kafe Kopi

Terkait
  • Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

    Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

    17 jam lalu
  • Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

    Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

    17 jam lalu
  • Tersangka Demo Ricuh Bandara NYIA Bertambah Jadi 12 Orang

    Tersangka Demo Ricuh Bandara NYIA Bertambah Jadi 12 Orang

    20 jam lalu
  • PMII Tuding Penyusup Bikin Rusuh Aksi Tolak Bandara NYIA

    PMII Tuding Penyusup Bikin Rusuh Aksi Tolak Bandara NYIA

    22 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi

    Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi

    2 jam lalu
  •  Megawati: Jangan Jadikan Hasil Survei sebagai Patokan

    Megawati: Jangan Jadikan Hasil Survei sebagai Patokan

    3 jam lalu
  • Indikator: Elektabilitas Jokowi 39,9 Persen; Prabowo 12,1 Persen

    Indikator: Elektabilitas Jokowi 39,9 Persen; Prabowo 12,1 Persen

    10 jam lalu
  • Kenakan Almamater Partai, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Cilegon Ricuh

    Kenakan Almamater Partai, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Cilegon Ricuh

    15 jam lalu
  • Foto
  • Aksi Jokowi Tanding Bulu Tangkis Lawan Sultan Brunei

    Aksi Jokowi Tanding Bulu Tangkis Lawan Sultan Brunei

    3 jam lalu
  • Gaya Jokowi Kenakan Baju Militer Sambut Sultan Hassanal Bolkiah

    Gaya Jokowi Kenakan Baju Militer Sambut Sultan Hassanal Bolkiah

    11 jam lalu
  • Novel Baswedan Letakkan Jabatan Ketua Wadah Pegawai KPK

    Novel Baswedan Letakkan Jabatan Ketua Wadah Pegawai KPK

    12 jam lalu
  • Setya Novanto Bersama Istri Kompak Jadi Saksi Fredrich Yunadi

    Setya Novanto Bersama Istri Kompak Jadi Saksi Fredrich Yunadi

    14 jam lalu
  • Video
  • Zulkifli Hasan Bertemu Rizal Ramly Bahas Pilpres dan Poros Ketiga

    Zulkifli Hasan Bertemu Rizal Ramly Bahas Pilpres dan Poros Ketiga

    14 jam lalu
  • Rektor Universitas Padjadjaran Dituntut Mundur, Ini Sebabnya

    Rektor Universitas Padjadjaran Dituntut Mundur, Ini Sebabnya

    14 jam lalu
  • Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 69 Mili   ar

    Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 69 Miliar

    15 jam lalu
  • Kenakan Almamater Partai, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Cilegon Ricuh

    Kenakan Almamater Partai, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Cilegon Ricuh

    17 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Mahasiswa dan Tukang Sablon Jadi Tersangka Demo Ricuh di Yogya

  • 2

    Dosen ke Rektor Unpad: Sewajarnya Bapak Mengundurkan Diri

  • 3

    Cerita Orang Bertopeng di Unjuk Rasa Mahasiswa Yogyakarta

  • 4

    Pengacara LBH Yogyakarta Diduga Dipukul Polisi

  • 5

    Kunjungi Mabes TNI, Jokowi dan Sultan Brunei Berseragam Militer

  • Fokus
  • Efektif Urai Kemacetan, Uji Coba Ganjil Genap Ditambah Sepekan

    Efektif Urai Kemacetan, Uji Coba Ganjil Genap Ditambah Sepekan

  • Evaluasi Cuti Bersama Lebaran 2018 Diputuskan Dua Hari Lagi

    Evaluasi Cuti Bersama Lebaran 2018 D iputuskan Dua Hari Lagi

  • Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

    Lemahnya Upaya Kurangi Deforestasi Bakal Persulit Ekspor Sawit

  • Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

    Alasan Pemohon Ajukan Uji Materi Masa Jabatan Wapres ke MK

  • Terkini
  • Pencemaran Sungai Citarum, Menteri Luhu   t Temui Pengusaha

    Pencemaran Sungai Citarum, Menteri Luhut Temui Pengusaha

    1 jam lalu
  • JK Sebut Dua Penyebab Terjadinya Konflik di Negara Islam

    JK Sebut Dua Penyebab Terjadinya Konflik di Negara Islam

    1 jam lalu
  • AHY Tak Mau Berspekulasi Soal Pencalonan Capres 2019

    AHY Tak Mau Berspekulasi Soal Pencalonan Capres 2019

    2 jam lalu
  • Intimidasi di CFD, Mendagri: Berpolitik Harus Pakai Etika

    Intimidasi di CFD, M endagri: Berpolitik Harus Pakai Etika

    2 jam lalu
  • Survei Indikator: AHY Diunggulkan Mendampingi Jokowi

    Survei Indikator: AHY Diunggulkan Mendampingi Jokowi

    2 jam lalu
  • Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi

    Setara Institute Sebut Demo Ricuh di Yogya Akibat Provokasi

    2 jam lalu
  • Novel Baswedan Berharap Mukjizat Sebelum Balik ke KPK

    Novel Baswedan Berharap Mukjizat Sebelum Balik ke KPK

    2 jam lalu
  • Kasus BLBI, Syafruddin Arsyad Tumenggung Segera Diadili

    Kasus BLBI, Syafruddin Arsyad Tumenggung Segera Diadili

    3 jam lalu
  • Tren 2017, ICW: Pelaku Korupsi Didominasi ASN

    Tren 2017, ICW: Pelaku Korupsi Didominasi ASN

    3 jam lalu
  •  Megawati: Jangan Jadikan Hasil Survei sebagai Patokan

    Megawati: Jangan Jadikan Hasil Survei sebagai Patokan

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    The Avengers Infinity War, Peperangan Terbesar Marvel Universe

    The Avengers Infinity War menjadi film dengan keuntungan paling besar dari Marvel Cinematic Universe, ini perbandingan dengan franchise lain.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »