www.AlvinAdam.com
Kirim Berita Yogya: Klik Disini | Konfirmasi Berita Yogya: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Puasa 2018, Bank Indonesia Yogyakarta Siapkan Stok Uang Rp 7,9 T

Posted by On 19.19

Puasa 2018, Bank Indonesia Yogyakarta Siapkan Stok Uang Rp 7,9 T

Puasa 2018, Bank Indonesia Yogyakarta Siapkan Stok Uang Rp 7,9 T Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

Rabu, 16 Mei 2018 15:55 WIB
Petugas menghitung uang saat melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. TEMPO/Tony Hartawan

Petugas menghitung uang saat melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Kantor Perw akilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BI DIY) menyatakan telah menyiapkan kebutuhan layanan kas untuk penarikan dan penukaran uang tunai selama Ramadan dan Idul Fitri 2018.

Direktur Bank Indonesia Kantor BI DIY Budi Hanoto menuturkan, berdasarkan proyeksi Bank Indonesia dan perbankan yang digandeng, untuk memenuhi layanan kas selama Ramadan dan Idul Fitri ini kebutuhannya sebesar Rp 7,9 triliun.

“Estimasi kebutuhan layanan kas ramadan dan lebaran tahun ini lebih tinggi Rp 2,4 triliun dibanding realisasi tahun sebelumnya,” ujar Budi Rabu 16 Mei 2018.

Simak: Lebaran, Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 167 Triliun

Dengan ketersediaan itu, Budi meminta masyarakat tak perlu khawatir terhadap kebutuhan uang kartal masyarakat dalam berbagai macam pecahan selama Ramadan dan lebaran kali ini.

Budi menambahkan dalam penyediaan layanan kas ini, Kantor BI DIY telah menggandeng dan bekerjasama dengan sedikitnya 40 bank dengan j umlah totoal layanan kas di 66 lokasi.

“Kerjasama dengan banyak perbankan ini untuk memperluas jangkauan layanan penarikan dan penukaran kas agar menjangkau sampai wilayah pelosok dan kecamatan,” ujarnya.

Sedanghkan untuk Bank Indonesia beserta perbankan akan melayani masyarakat melalui total 98 loket titik penukaran mulai tanggal 15-11 Juni 2018. Untuk menjangkau hingga ke pelosok daerah, Bank Indonesia bersama perbankan juga melakukan program kegiatan pelayanan penukaran Kas Mobil Bersama atau Kas Keliling di 31 tempat strategis.

Seperti di sejumlah pasar tradisional, instansi pemerintah yang melayani publik, dan lokasi keramaian masyarakat lainnya.

Bank Indonesia, ujar Budi, meminta perbankan untuk melayani nasabah dengan sebaik-baiknya. Dengan dibukanya titik-titik penukaran hingga ke pelosok wilayah DIY ini, maka diharapkan masyarakat yang membutuhkan uang pecahan kecil (UPK) juga dapat terlayani dengan lebih baik, aman, cepat, efisien, dan tak dipun gut biaya.

“Kami menghimbau masyarakat melakukan penukaran pada tempat penukaran yang resmi, agra tidak dipungut biaya,” ujar Budi.

Meski menyediakan layanan kas, Budi menuturkan, Bank Indonesia juga tetap mendorong masyarakat melakukan transaksi non-tunai melalui program elektronifikasi. Seperti penggunaan e-money, kartu debit, dan transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) lainnya demi efisiensi dan keamanan.

Lihat Juga


Terkait
  • Berisiko Kecelakaan, Menhub Imbau Agar Tak Mudik Naik Motor

    Berisiko Kecelakaan, Menhub Imbau Agar Tak Mudik Naik Motor

    18 jam lalu
  • Antisipasi Lebaran, Pertamina Tambah Stok BBM Hingga 15 Persen

    Antisipasi Lebaran, Pertamina Tambah Stok BBM Hingga 15 Persen

    18 jam lalu
  • Perbankan Yakini Bank Indonesia Akan Naikkan Suku Bunga

    Perbankan Yakini Bank Indonesia Akan Naikkan Suku Bunga

    19 jam lalu
  • Menhub Pastikan Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2018 Sudah Lebih Baik

    Menhub Pastikan Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2018 Sudah Lebih Baik

    21 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Mengaku Teroris, Seorang Penumpang Lion Air Ditangkap

    Mengaku Teroris, Seorang Penumpang Lion Air Ditangkap

    1 jam lalu
  • Mendag: Menimbun Bahan Kebutuhan Pokok Akan Ditindak Tegas

    Mendag: Menimbun Bahan Kebutuhan Pokok Akan Ditindak Tegas

    17 jam lalu
  • Saling Sindir, Ini Plus Minus Kebijakan BBM di Era SBY dan Jokowi

    Saling Sindir, Ini Plus Minus Kebijakan BBM di Era SBY dan Jokowi

    20 jam lalu
  • Berisiko Kecelakaan, Menhub Imbau Agar Tak Mudik Naik Motor

    Berisiko Kecelakaan, Menhub Imbau Agar Tak Mudik Naik Motor

    21 jam lalu
  • Foto
  • Tempo Luncurkan Coworking Space Unik Bersama Kibar dan Kumpul

    Tempo Luncurkan Coworking Space Unik Bersama Kibar dan Kumpul

    23 jam lalu
  • Jokowi Lepas Kapal Pengangkut 4.300 TEUs Ekspor    Indonesia ke AS

    Jokowi Lepas Kapal Pengangkut 4.300 TEUs Ekspor Indonesia ke AS

    1 hari lalu
  • Bir Bintang Resmi Diekspor ke Korea Selatan

    Bir Bintang Resmi Diekspor ke Korea Selatan

    2 hari lalu
  • Jokowi Buka Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

    Jokowi Buka Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

    2 hari lalu
  • Video
  • Live Tempo.co: Peluncuran Ruang & Tempo

    Live Tempo.co: Peluncuran Ruang & Tempo

    21 jam lalu
  • Begini Nuansa Ruang Kerja Bersama    di Gedung Tempo

    Begini Nuansa Ruang Kerja Bersama di Gedung Tempo

    22 jam lalu
  • Emyranza Raih Omzet Miliaran Rupiah Dari Barberbox

    Emyranza Raih Omzet Miliaran Rupiah Dari Barberbox

    5 hari lalu
  • Bank Indonesia Terbitkan Kartu Berlogo GPN, Ini Fungsinya

    Bank Indonesia Terbitkan Kartu Berlogo GPN, Ini Fungsinya

    10 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Jadi Korban Hoax Jaringan ISIS, Ojek Online Desak Polisi Cari Pel aku

  • 2

    Saling Sindir, Ini Plus Minus Kebijakan BBM di Era SBY dan Jokowi

  • 3

    Cerita Bos Sriwijaya Air yang Selalu Menumpangi Garuda Indonesia

  • 4

    Tanya Boleh Bawa Bom ke Pesawat, Penumpang Lion Air Diamankan

  • 5

    20 Tahun Reformasi: Bom Waktu Itu Bernama Subsidi BBM

  • Fokus
  • Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Konten Radikalisme

    Kominfo Minta Masyarakat Laporkan Konten Radikalisme

  • PM Mahathir Mohamad Tutup Pintu untuk UMNO

    PM Mahathir Mohamad Tutup Pintu untuk UMNO

  • Sikap Muhammadiyah dan PBNU terhadap Kasus Bom di Surabaya

    Sikap Muhammadiyah dan PBNU terhadap Kasus Bom di Surabaya

  • Bom Surabaya dan Rangkaian Aksi Teror dalam Sepekan

    Bom Surabaya dan Rangkaian Aksi Teror dalam Sepekan

  • Terkini
  • Pertamina Akan Pasang Sistem IT di Pipa SPBU

    Pertamina Akan Pasang Sistem IT di Pipa SPBU

    1 jam lalu
  • Bank Indonesia Optimistis Defisit Transaksi Berjalan Terjaga

    Bank Indonesia Optimistis Defisit Transaksi Berjalan Terjaga

    1 jam lalu
  • Bunga Acuan Bank Indonesia Diprediksi Naik Dua Kali

    Bunga Acuan Bank Indonesia Diprediksi Naik Dua Kali

    2 jam lalu
  • Baznas Gandeng GoPay, Targetkan Himpun Dana Rp 8 Triliun

    Baznas Gandeng GoPay, Targetkan Himpun Dana Rp 8 Triliun

    2 jam lalu
  • Bekraf Dukung Coworking Space 'Ruang & Tempo'

    Bekraf Dukung Coworking Space 'Ruang & Tempo'

    2 jam lalu
  • Peserta BPJS Kesehatan Baru 75 Persen dari Total Penduduk

    Peserta BPJS Kesehatan Baru 75 Persen dari Total Penduduk

    3 jam lalu
  • BPK Beri Opini Wajar tanpa Pengecualian ke BI

    BPK Beri Opini Wajar tanpa Pengecualian ke BI

    5 jam lalu
  • Pertamina: SPBU Penyedia Premium Bisa Dicek di Waze

    Pertamina: SPBU Penyedia Premium Bisa Dicek di Waze

    6 jam lalu
  • S   oal Teror, Darmin Nasution: Lembaga Pemeringkat Paham Kondisi RI

    Soal Teror, Darmin Nasution: Lembaga Pemeringkat Paham Kondisi RI

    7 jam lalu
  • Darmin Nasution: 3 Tugas Selesai Sebelum OSS Diluncurkan

    Darmin Nasution: 3 Tugas Selesai Sebelum OSS Diluncurkan

    9 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Puasa Ramadhan 1439H, Terlama dan Tersingkat 2018M

    Daratan Eropa di belahan utara menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1438H dengan durasi terpanjang, sementara belahan selatan lebih singkat.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »