www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Yogyakarta Aman untuk Dikunjungi

Posted by On 14.47

Yogyakarta Aman untuk Dikunjungi

Bom Meledak di Surabaya

Yogyakarta Aman untuk Dikunjungi

Dunia internasional juga merespons kejadian tersebut dan hampir semua sepakat mendukung Indonesia memerangi aksi teroris

Yogyakarta Aman untuk DikunjungiTRIBUNJOGJA.COM / Hasan SakriIlustrasi: Wisatawan beraktivitas di Alun-Alun Utara, kota Yogyakarta, Sabtu (31/3/2018).

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paska serangan teroris baru baru ini di tanah air, masyarakat segera merespons dengan beragam cara yang intinya mengutuk keras peristiwa memilukan yang memakan puluhan korban jiwa tersebut.

Dunia internasional juga merespons kejadia n tersebut dan hampir semua sepakat mendukung Indonesia memerangi aksi teroris dengan kepala tegak.

Industri Pariwisata mungkin menjadi salah satu yang langsung merasakan dampaknya.

Beberapa negara bahkan sudah mengeluarkan travel advice, seperti Hongkong, Inggris Amerika Serikat dan Australia.

Akibatnya, para pelaku industri pariwisata tanah air harus siap siap menelan pil pahit efek dari kejadian tak berperikemanusiaan tersebut.

Baca: JITM 2018 Bantu Dongkrak Sektor Pariwisata DIY

Meski demikian, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Istijab Danunagoro, mengaku banyak negara yang memberikan dukungan dan menyatakan percaya bahwa Indonesia pasti mampu menyelesaikan persoalan terorisme ini dengan baik.

"Kita mendapatkan banyak dukungan agar kuat menghadapi ujian ini. Secara keseluruhan industri pariwisata di Indonesia, Yogya khususnya masih normal. Beberapa pembatalan perjalanan bukan karena aksi tero ris namun kemarin karena erupsi Merapi, sampai saat ini masih normal," ujar Istijab, Selasa (15/5/2018).

Lanjut Istijab, saat ini okupansi hotel dan penginapan memang pada masa low season karena siklus tahunan menjelang bulan Ramadan tiba. Bila dirata rata okupansi masih di angka sekitar 60 persen.

Sementara itu, Ketua Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) DIY, Udhi Sudiyanto menuturkan, munculnya aksi teror di Surabaya, diakuinya membuat khawatir sektor bisnis termasuk di dalamnya bisnis pariwisata.

Baca: Patroli Gabungan Lebih Menyasar ke Wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta

Apalagi ditambah dengan adanya travel advice dari 5 negara. Ia menyayangkan, ketika sedang gencar gencarnya mempromoaikan destinasi di Indonesia, dilukai oleh kepentingan segelintir kelompok.

Meskipun dalam catatan Udhi sampai hari ini sudah ada beberapa pembatalan wisata baik wisatawan mancanegara dan lokal, namun belu m signifikan berpengaruh terhadap industri pariwisata secara keseluruhan.

"Namun demikian kejadian ini membuat kami prihatin. Kami sangat mengutuk kejadian yang tidak berperikemanusiaan menodai bhineka tunggal ika. Kami meminta kepada pemerintah untuk.lebib jeli melihat gejala semacam ini sehinga tidak akan terulang kembali," ujar Udhi.

Udhi menyarankan, agar situasi tetap kondusif baik di dalam maupun di luar negeri, Pemerintah ada baiknya segera membuat pernyataan bahwa Yogyakarta amankan untuk dikunjungi.

"Mungkin untuk negara negara yang tahu bahwa indonesia lua akan tahu bahwa destinasi masih banyak yang bisa dikunjungi, namun demikian pemerintah haruslah memberi jaminan bahwa berkunjung ke Indonesia adalah aman. Dan kepasa masyarakat kami sangat berharap untuk tidak menyebarkan berita yang tidak benar. Mari kita bantu aparat negara untuk bekerja secara profesional dan jadikan kita lebih waspada," imbuh Udhi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: yud Editor: Ari Nugroho Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Perawat Cantik Nangis Diciduk Polisi Gara-gara Posting Kekesalan soal Tragedi Bom Gereja di Facebook Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »