www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aliansi Bela Garuda Gelar Salawat Kebangsaan di Kota Yogyakarta

Posted by On 01.07

Aliansi Bela Garuda Gelar Salawat Kebangsaan di Kota Yogyakarta

Aliansi Bela Garuda Gelar Salawat Kebangsaan di Kota Yogyakarta Reporter:

Muh. Syaifullah (Kontributor)

Editor:

Kukuh S. Wibowo

Minggu, 3 Juni 2018 14:42 WIB
Puluhan anak-anak dan warga membawa poster bergambar Pancasila dan Bendera Merah Putih bersiap mengikuti kirab memperingati hari lahirnya Pancasila di Desa Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, 1 Juni 2017. TEMPO/Pius Erlangga

Puluhan anak-anak dan warga membawa poster bergambar Pancasila dan Bendera Merah Putih bersiap mengikuti kirab memp eringati hari lahirnya Pancasila di Desa Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, 1 Juni 2017. TEMPO/Pius Erlangga

TEMPO.CO, Yogyakarta - Sejumlah warga yang menamakan diri Aliansi Bela Garuda (ABG) menggelar Salawat Kebangsaan di Tugu Paal Putih, Kota Yogyakarta, Ahad, 3 Juni 2018. Kegiatan itu untuk menyikapi keadaan di masyarakat yang rawan membuat umat dan bangsa terpecah belah.
ABG melihat mulai munculnya bibit perpecahan dengan maraknya aksi intoleran, termasuk anarkisme dan terorisme. Ujaran kebencian juga sudah menjadi tren untuk meraih tujuan dengan menjelekkan bahkan memfitnah lawan politik.

Baca: Pegiat Seni Gelar Panorama Mural Pancasila

“Maraknya aksi organisasi massa di Yogyakarta belakangan ini, ada yang mengarah pada penyebaran ideologi baru, ditandai dengan penggunaan ujaran kebencian dan permusuhan. Ini meresahkan warga,” kata Ispurwanto, Sekretaris ABG.< br/>Maka, sekaligus memperingati hari kelahiran Pancasila, mereka menggelar salawat di Tugu pada Ahad sore hari hingga waktu berbuka puasa. Tujuannya untuk menjaga kebhinekaan yang merupakan ciri khas bangsa, khususnya Yogyakarta yang penduduknya berasal dari berbagai daerah dan suku di Indonesia.

“Pancasila Adalah Kita, Pesan Damai dari Yogyakarta. Itu tema kami. Yogyakarta merupakan Indonesia mini yang merepresentasikan keragaman suku, agama dan golongan," kata dia.

Simak: Tanggapi Refly Harun, Budiman Sudjatmiko: Pancasila Lahir 1 Juni

ABG mengajak warga yang peduli nasib dan masa depan bangsa beramai-ramai hadir pada kegiatan Salawat Kebangsan. Menurutnya Pancasila dan Ramadan menjadi jembatan untuk membangun kembali ikatan persaudaraan kebangsaan atau ukhuwah wathaniyah. “Kami menolak adanya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” kata dia.

Pada saat yang bersamaan Forum Aksi Bela Bangsa menggelar aksi di depan Gedung PDHI Alun-alu n Utara Kota Yogyakarta. Rencananya aksi itu dilakukan di titik nol pada 1 Juni lalu. Namun karena ada kerawanan konflik, jadwal aksi diundurkan.

Lihat: Rayakan Hari Lahir Pancasila, Slanker Mengaji Pancasila di UGM

Menurut salah satu koordinator aksi Bela Bangsa Dwi Kuswantoro, aksi ini menegaskan pentingnya cinta tanah air, menjaga Pancasila yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa agar tetap menjadi kekuatan negara dalam melahirkan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran bangsa Indonesia

“Mengedepankan kebersamaan umat dalam spirit berjamaah untuk ikut berperan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai amanah kemerdekaan yang lahir atas berkat rahmat dari Allah,” kata dia.

MUH SYAIFULLAH

Lihat Juga


Terkait
  • Demo Tolak NYIA Rusuh, Warga Yogya: Gawe Rusuh, Buang ke Laut

    Demo Tolak NYIA Rusuh, Warga Yogya: Gawe Rusuh, Buang ke Laut

    31 hari lalu
  • UNBK Hari Pertama, Semua SMP di Kota Yogyakarta Alami Server Mati

    UNBK Hari Pertama, Semua SMP di Kota Yogyakarta Alami Server Mati

    40 hari lalu
  • Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    16 Januari 2018
  • Pemkot Yogya Lelang Kendaraan Dinas, Motor Ditawarkan Rp 373 Ribu

    Pemkot Yogya Lelang Kendaraan Dinas, Motor Ditawarkan Rp 373 Ribu

    10 Desember 2017
  • Rekomendasi
  • Bom yang Disiapkan Teroris Riau Hampir Sama dengan Bom Surabaya

    Bom yang Disiapkan Teroris Riau Hampir Sama dengan Bom Surabaya

    4 jam lalu
  • Densus 88 Geledah Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau Densus 88 Geledah Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau 20 jam lalu
  • Refly Harun: Hari Lahir Pancasila 18 Agustus 1945 Bukan 1 Juni

    Refly Harun: Hari Lahir Pancasila 18 Agustus 1945 Bukan 1 Juni

    21 jam lalu
  • Amien Rais dan Prabowo Umroh, Bertemu di Depan Kakbah

    Amien Rais dan Prabowo Umroh, Bertemu di Depan Kakbah

    1 hari lalu
  • Foto
  • Ribuan Mancing Mania Serbu Sungai Citarum

    Ribuan Mancing Mania Serbu Sungai Ci tarum

    1 jam lalu
  • Ini Barang Bukti yang Disita dari Terduga Teroris Riau

    Ini Barang Bukti yang Disita dari Terduga Teroris Riau

    4 jam lalu
  • Warga Lereng Gunung Merapi Kembali Beraktivitas Pasca Letusan

    Warga Lereng Gunung Merapi Kembali Beraktivitas Pasca Letusan

    20 jam lalu
  • Inilah Truk Pengangkut E-KTP Tercecer yang Terekam CCTV

    Inilah Truk Pengangkut E-KTP Tercecer yang Terekam CCTV

    1 hari lalu
  • Video
  • Pegiat Seni Gelar Panorama Mural Pancasila

    Pegiat Seni Gelar Panorama Mural Pancasila

    3 jam lalu
  • Densus 88 Menggeledah Kampus Universitas Riau

    Densus 88 Menggeledah Kampus Universitas Riau

    9 jam lalu
  • Kopaska TNI AL Hancurkan Markas Musuh di Banten

    Kopaska TNI AL Hancurkan Markas Musuh di Banten

    1 hari lalu
  • Merapi Meletus, Lontarkan Material hingga 1,5 Km

    Merapi Meletus, Lontarkan Material hingga 1,5 Km

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Rizieq Shihab Menolak Diusung Jadi Capres 2019

  • 2

    Gugur, Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia Terima Penghargaan

  • 3

    Refly Harun: Hari Lahir Pancasila 18 Agustus 1945 Bukan 1 Juni

  • 4

    Terduga Teroris di Universitas Riau Berencana Ledakkan Gedung DPR

  • 5

    Fahri Hamzah Kritik Penggeledahan Densus 88 di Kampus Fisip Unri

  • Fokus
  • Penangkapan di Universitas Riau dan Radikalisme di Kampus

    Penangkapan di Universitas Riau dan Radikalisme di Kampus

  • Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras

    Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras

  • Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

    Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

  • Kontroversi Kenaikan THR PNS, Pemerintah Harus Waspadai Hal Ini

    Kontroversi Kenaikan THR PNS, Pemerintah Harus Waspadai Hal Ini

  • Terkini
  • Kena OTT, Bupati Buton Selatan Dipecat Jadi Ketua DPC PDIP

    Kena OTT, Bupati Buton Selatan Dipecat Jadi Ketua DPC PD IP

    41 menit lalu
  • KontraS Pertanyakan Penyidikan Kejagung Soal Pelanggaran HAM

    KontraS Pertanyakan Penyidikan Kejagung Soal Pelanggaran HAM

    1 jam lalu
  • Polisi: Terduga Teroris Pilih Kampus Universitas Riau karena Aman

    Polisi: Terduga Teroris Pilih Kampus Universitas Riau karena Aman

    1 jam lalu
  • Tanggapi Refly Harun, Budiman Sudjatmiko: Pancasila Lahir 1 Juni

    Tanggapi Refly Harun, Budiman Sudjatmiko: Pancasila Lahir 1 Juni

    1 jam lalu
  • DPR: Pelarangan WNI ke Israel Konsekuensi Mendukung Palestina

    DPR: Pelarangan WNI ke Israel Konsekuensi Mendukung Palestina

    3 jam lalu
  • Prananda Minta Kader PDIP Tak Reaktif Soal Gaji Megawati di BPIP

    Prananda Minta Kader PDIP Tak Reaktif Soal Gaji Megawati di BPIP

    3 jam lalu
  • 10 Alasan KPK Tolak Masuknya Delik Korupsi dalam RKUHP

    10 Alasan KPK Tolak Masuknya Delik Korupsi dalam RKUHP

    4 jam lalu
  • Bom yang Disiapkan Teroris Riau Hampir Sama dengan Bom Surabaya

    Bom yang Disiapkan Teroris Riau Hampir Sama dengan Bom Surabaya

    7 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Frantinus Nirigi Bisa Dihukum 8 Tahun Penjara Akibat Candaan Bom

    Frantinus Nirigi yang mengaku membawa bom di dalam pesawat Lion Air, ia diancam 8 tahun penjara. Sebanyak 10 kasus serupa terjadi sepanjang Mei 2018.

    Sumber: Google News | Berita 24 Yogya

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »