www.AlvinAdam.com

Berita 24 Yogyakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Harian Kompas dan ISI Yogyakarta Kembangkan Potensi Akademisi

Posted by On 04.34

Harian Kompas dan ISI Yogyakarta Kembangkan Potensi Akademisi

 Redaktur Pelaksana Harian Kompas Mohammad Bakir (Baju Putih), dan Rektor ISI Yogyakarta Agus Burhan di Kampus ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul, Rabu (30/5/2018)Kompas.com/Markus Yuwono Redaktur Pelaksana Harian Kompas Mohammad Bakir (Baju Putih), dan Rektor ISI Yogyakarta Agus Burhan di Kampus ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul, Rabu (30/5/2018)

KOMPAS.com - Harian Kompas dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta ( ISI Yogyakarta) menandatangani perjanjian kerja sama memberikan layanan informasi berkualitas bagi komunitas akademis.

Kedua institusi ini bersama-sama sepakat untuk meningkatkan kualitas penelitian melalui pen ayangan di kompas.id.

Salah satu kerja sama adalah penyediaan layanan Kompas.id gratis melalui wifi kampus. Komunitas akademis yang terhubung dengan wifi kampus ISI Yogyakarta akan mendapatkan layanan bebas akses semua konten Kompas.id tanpa biaya berlangganan individu.

Kerja sama harian Kompas dan ISI Yogyakarta menjadi langkah bersama dalam menyambut era masyarakat digital.

"Kehadiran digital memungkinkan jurnalisme Kompas kian berkembang karena tak lagi ada batasan space seperti di koran. Dengan tetap menjunjung tinggi kredibilitas dan integritas, kita dapat mempertahankan jurnalisme yang dikembangkan para pendiri Kompas," kata Redaktur Pelaksana Harian Kompas Mohammad Bakir di Kampus ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul, Rabu (30/5/2018).

Tak hanya itu, Kompas.id yang memiliki kanal khusus akademisi memberikan kesempatan kalangan akademisi, seperti dosen dan mahasiswa, untuk memublikasikan penelitiannya.

Tim Kompas akan memberika n pelatihan bagaimana cara menulis populer sehingga mudah diterima masyarakat.

"Indonesia punya lebih dari 3.000 perguruan tinggi, tetapi mereka tidak memiliki sarana. Hasil penelitian ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat tidak tersosialisasi dengan baik. Nah Kompas mencoba menjembatani itu. Tetapi jika ditulis dalam bentuk ilmiah, masyarakat tidak mengerti, karena itu kita masuk menulis ringan, ilmiah populerlah gampangnya," katanya.

Rektor ISI Yogyakarta Agus Burhan menyambut baik kerja sama Kompas.id dan ISI Yogyakarta. Ia berharap kerjasama ini akan memperluas informasi di kalangan akademisi ISI Yogyakarta.

Kerjasama ini saling menguntungkan, tambahnya. ISI Yogyakarta bisa mendapatkan informasi, di sisi lain, kompas bisa mendapatkan pendampingan kalangan akademisi dan seniman yang ada.

Baca juga: Indonesia Mengajar Buka Pendaftaran

"Pengembangan bidang ilmu seni penelitian, pengembangan seni supaya bisa memper oleh dimensi terapan, supaya dimensi kuat dalam kehidupan diperlukan akses berbagai macam informasi yang ada. Dengan demikian kebutuhan kuat generasi milenial nanti terdukung kompas online ini,"ucapnya.

Agus menilai, masuknya Kompas.id relevan dengan tema Dies Natalis ke 34 "Perguruan tinggi seni di era milenia".

"Saya kira ini sangat relevan dengan tema dies natalis ke 34 bagaimana perguruan tinggi seni di era milenial. Jadi kebutuhan informasi era milenia tidak mungkin terpisahkan dari sistem digitalisasi yang dikembangkan media," katanya.

Kalau kita tidak mengikuti arus sistem ini maka akan ketinggalan jaman. Baik untuk pengembangan sumber daya manusia ataupun juga mendistribusikan bidang seni yang di dalamnya peka berbagai penemuan ilmu maupun nilai terapan dalam masyarakat, tambahnya.

Harian Kompas melahirkan inovasi berupa platform digital bernama Kompas.id sejak tahun 2007. Kehadiran Kompas.id ini merupakan respons dari H arian Kompas terhadap perkembangan teknologi yang kian berkembang.

Melalui platform digital berbayar ini, Harian Kompas menyajikan informasi dan berita berkualitas harian Kompas dalam format digital.

Platform baru ini memungkinkan para pembaca dan komunitas akademis ISI Yogyakarta mendapatkan laporan yang berkedalaman khas Harian Kompas, foto yang lebih kaya, serta hasil riset di mana saja dan kapan saja.


Berita Terkait

Harian "Kompas" Luncurkan Kompas.id, Aplikasi Premium Berbasis Langganan

Terkini Lainnya

Genjot Elektabilitas Airlangga, Golkar Pasang 300 Billboard

Genjot Elektabilitas Airlangga, Golkar Pasang 300 Billboard

Nasional 01/06/2018, 18:30 WIB Warga Masih Ada yang Tenangkan Diri di Balai Desa Balerante Pasca-letusan Merapi

Warga Masih Ada yang Tenangkan Diri di Balai Desa Balerante Pasca-letusan Merapi

Regional 01/06/2018, 18:25 WIB Tiga Penjambret di Batam Ditembak Polisi

Tiga Penjambret di Batam Ditembak Polisi

Regional 01/06/2018, 18:12 WIB Seluruh DPD Golkar Bulat Dukung Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

Seluruh DPD Golkar Bulat Dukung Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

Nasional 01/06/2018, 18:01 WIB Bandara Semarang dan Solo Tutup akibat Letusan Merapi, Puluhan Penerbangan Tertunda

Bandara Semarang dan Solo Tutup akibat Letusan Merapi, Puluhan Penerbangan Tertunda

Nasional 01/06/2018, 17:43 WIB Polisi: Kompresor AC di Wisma BCA Meledak saat Diperbaiki

Polisi: Kompresor AC di Wisma BCA Meledak saat Diperbaiki

Megapolitan 01/06/2018, 17:29 WIB Gubernur DKI Sebut Harga Pangan di Pasar Induk Kramatjati Lebih Aman

Gubernur DKI Sebut Harga Pangan di Pasar Induk Kramatjati Lebih Aman

Megapolitan 01/06/2018, 17:16 WIB UGM: Pancasila Tidak Boleh Surut Dalam Jiwa

UGM: Pancasila Tidak Boleh Surut Dalam Jiwa

Edukasi 01/06/2018, 17:13 WIB Karena Bau Badan Penumpang, Pesawat Maskapai Ini Mendarat Darurat

Karena Bau Badan Penumpang, Pesawat Maskapai Ini Mendarat Darurat

Internasional 01/06/2018, 17:10 WIB Hikmahanto: Indonesia Perlu Minta PBB Ingatkan Israel soal Larangan WNI Masuk ke Wilayahnya

Hikmahanto: Indonesia Perlu Minta PBB Ingatkan Israel soal Larangan WNI Masuk ke Wilayahnya

Nasional 01/06/2018, 17:07 WIB Kemenhub Sediakan 30.000 Tiket Mudik Gratis Naik Kapal Jakarta-Semarang

Kemenhub Sediakan 30.000 Tiket Mudik Gratis Naik Kapal Jakarta-Semarang

Nasional 01/06/2018, 16:59 WIB Mantan Napi Teroris Dibawa Densus 88, Terdengar Suara Tembakan

Mantan Napi Teroris Dibawa Densus 88, Terdengar Suara Tembakan

Regional 01/06/2018, 16:54 WIB Kasusnya Dihentikan Polisi, PSI Minta Bawaslu Introspeksi

Kasusnya Dihentikan Polisi, PSI Minta Bawaslu Introspeksi

Nasional 01/06/2018, 16:45 WIB Gubernur DKI Sebut Pohon Plastik yang Viral Bukan Pengadaan Tahun Ini

Gubernur DKI Sebut Pohon Plastik yang Viral Bukan Pengadaan Tahun Ini

Megapolitan 01/06/2018, 16:42 WIB Hikmahanto: Israel Tak Seharusnya Larang WNI Lakukan Wisata Religi

Hikmahanto: Israel Tak Seharusnya Larang WNI Lakukan Wisata Religi

Nasional 01/06/2018, 16:36 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Yogya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »