www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sanggar Tari Bali Saraswati Yogyakarta Tampil Apik, Rai Dewi ...

Posted by On 07.57

Sanggar Tari Bali Saraswati Yogyakarta Tampil Apik, Rai Dewi ...

Sanggar Tari Bali Saraswati Yogyakarta Tampil Apik, Rai Dewi Sebut Berkesenian sebagai Yadnya

Sanggar Tari Bali Saraswati, KPB Purantara Jogjakarta berkesempatan menampilkan tari-tarian kreasi pada Minggu (24/6) siang.

Sanggar Tari Bali Saraswati Yogyakarta Tampil Apik, Rai Dewi Sebut Berkesenian sebagai YadnyaIstimewaPara penari dari Sanggar Tari Bali Saraswati, KPB Purantara Jogjakarta sedang mementaskan tari-tarian kreasi di Wantilan Taman Budaya Denpasar, pada Minggu (24/6) siang.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR â€" Sanggar Tari Bali Saraswati, KPB Purantara Jogjakarta berkesempatan menampilkan tari-tarian kreasi pada Minggu (24/6) siang.


Koordinator kegiatan Sanggar Tar i Bali Saraswati Yogjakarta, Ni Kadek Rai Dewi Astini mengatakan melakukan kegiatan seni merupakan salah satu bentuk yadnya (persembahan tulus).

“Kemampuan dan talenta yang saya miliki itu adalah anugrah dari-Nya. Tekad yang bulat tak menjadi penghalang bila harus berlelah-lelahan mengerjakan sesuatu karena berkesenian itu adalah yadnya juga,” kata Rai Dewi.


Benar saja , ketika para pregina bermunculan dan unjuk kebolehan dengan sedemikian indah di Wantilan Taman Budaya-Art Center. Dirinya justru terlihat sangat sibuk di belakang panggung.

“Hari ini saya meng-handle 5 penampilan diantaranya Tari Kidung Jagaditha, Tari Tradisi, Tari Ropeng Keras, Tari Legong Kraton (Condong), Tari Kebyar Duduk, dan Tari Nadi,” sebutnya.


Ia menuturkan tidak hanya pada hari-H pagelaran, namun dirinya telah sibuk sedari 3 bulan silam. “Kita melakukan persiapan. Dan karena kita dari asrama. Kita bergerak secara swadaya. Jadi ada penggalian dana untuk k eberangkatan ke Bali,” ungkapnya.


Usahanya pun tak berakhir sia-sia. Penampilan mereka suskses menuai decak kagum bagi setiap orang yang menyaksikan pementasan timnya.


Kurator PKB, I Wayan Dibia mengatakan satu hal yang menarik dari tim tersebut adalah karena mereka orang-orang Bali yang basenya di Jogja sehingga harus beradaptasi dengan unsur-unsur budaya setempat.


Namun, lanjut Dibia, mereka masih tetap melakukan satu aktivitas tari dan tabuh yang menurutnya tampilannya cukup baik. Ia juga beranggapan Secara keseluruhan ditawarkan dalam acara ini cukup bagus.

“Dari segi kesenian balinya masih kental dalam pementasan itu. Tapi karena mereka beradaptasi dengan budaya setempat ya menimbulkan nuansa-nuansa yang unik,” terang Dibia. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata Editor: Ady Sucipto Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Beredar Video Syur Disebut Mirip Aura Kasih, Begini Kata Pakar Telematika! Sumber: Berita Yogyakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »