Kirim Berita Yogya: Klik Disini | Konfirmasi Berita Yogya: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Stasiun KIPM Yogyakarta Musnahkan Ikan Predator Berbahaya

Posted by On 03.54

Stasiun KIPM Yogyakarta Musnahkan Ikan Predator Berbahaya

Yogyakarta

Stasiun KIPM Yogyakarta Musnahkan Ikan Predator Berbahaya

BKIPM Yogyakarta memusnahkan ikan-ikan tersebut karena jenis ikan dianggap predator berbahaya.

Stasiun KIPM Yogyakarta Musnahkan Ikan Predator BerbahayaTRIBUNJOGJA.COM / Alexander ErmandoProses pemusnahan ikan alligator dan sapu-sapu di BKIPM Yogyakarta, Rabu (07/08/2018)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta menggelar pemusnahan ikan pada Rabu (7/8/2018).

Jenis ikan yang dimusnahkan antara la in Alligator dan sapu-sapu.

Menurut Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman, pemusnahan ini dilakukan karena jenis ikan tersebut dianggap predator berbahaya.

Baca: Bupati Bantul Buka Sosialisasi Petani Go-Online

"Jenis ini dapat merusak ekosistem perairan setempat dan berbahaya bagi manusia," jelas Hafit.

Dari pantauan Tribunjogja.com, sebanyak 13 ekor ikan alligator dan 12 ekor ikan sapu-sapu dimusnahkan dengan cairan khusus yang dituangkan ke dalam kolam berisi ikan-ikan tersebut.

Menurut Hafit, ikan-ikan ini diserahkan langsung oleh pemiliknya kepada BKIPM Yogyakarta.

Baca: Sisihkan Hasil Jualan Sapu Lidi Selama 7 Tahun, Nenek Asal Kulonprogo Akhirnya Bisa Berkurban Sapi

"Mereka menyerahkan secara sukarela, setelah kita sosialisasikan tentang berbahayanya ikan tersebut," ujar Hafit.

Usai dimusnahkan, ikan-ikan tersebut kemudian dikubur di halaman depan kantor BKIPM Yogyakart a.(*)

Penulis: Alexander Aprita Editor: Gaya Lufityanti Ikuti kami di Tak Hanya Foto, Dukun Jago Perdaya Hs Pakai Kain Kuning setiap Bertindak Asusila di Gubuk Sumber: Berita Yogyakarta | Disclaimer: Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »